Buka IB Fest 2.0, Bupati Imran Sampaikan Pesan Khusus

Sugeng rawuh Steecy di Situs Kami!

Steecy, CIREBON – SMK Ibnu Khaldun Cirebon kembali menjadi tuan rumah IB Fest 2.0. Didirikan oleh H Imran Rosyadi, Bupati Cirebon, festival tahunan ini penting bagi masyarakat. Buka IB Fest 2.0, Bupati Imran Sampaikan Pesan Khusus

IB Fest 2.0 (Festival Ibnu Khaldun) merupakan kelanjutan dari festival budaya yang diadakan tahun lalu.

BACA JUGA: IV Culture Festival Ditutup, 4 Negara Berkumpul di Runway

Festival ini memadukan berbagai unsur budaya tradisional dan modern, seperti kerajinan tradisional, pameran seni rupa, kuliner tradisional Cirebon, serta berbagai kegiatan pendidikan dan budaya, bakti sosial. 48 Prodi Universitas Airlangga yang Bisa Dipilih Penerima Beasiswa LPDP 2024

Bupati Imran mengingatkan pentingnya melestarikan budaya lokal. Cirebon memiliki warisan budaya yang kaya dan beragam, mulai dari tari topeng hingga makanan tradisional yang lezat. Namun kekayaan ini harus dijaga dan dilestarikan agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

BACA JUGA: Mengangkat Isu Perdamaian Melalui Festival Budaya Bongaya Theatrics ke-4: Nikmati Kedamaian.

“IB Fest 2.0 merupakan wadah untuk melestarikan dan merayakan warisan budaya kita,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMK Ibnu Khaldun Cirebon Ima Fatmawati mengatakan, pihak pengadilan akan memberikan kesempatan kepada seniman dan perajin untuk menampilkan karyanya.

BACA JUGA: STC 2023 dan Festival Budaya Biak jadi tempat wisata

Banyak museum menampilkan kerajinan tangan dan seni tradisional yang unik.

“Ini merupakan kesempatan bagi para seniman dan pelaku usaha lokal untuk mendapatkan kesadaran dan dukungan dari masyarakat,” kata Ima Fatmawati.

Lanjutnya, selain pertunjukan budaya, IB Fest 2.0 juga menampilkan kesenian seperti tari topeng, wayang kulit, dan musik tradisional.

Para pengisi acaranya merupakan seniman asal Cirebon dan sekitarnya yang berupaya melestarikan kekayaan tradisi.

Masyarakat dapat menikmati beragam kuliner tradisional Cirebon di berbagai warung makan. Dari nasi jamblang hingga empal gentong, festival ini adalah surganya pecinta makanan tradisional.

Hal ini juga membantu mempromosikan makanan lokal dan mendukung pedagang makanan lokal.

Selain itu, terdapat berbagai kegiatan dan edukasi terkait dengan mengedukasi masyarakat khususnya generasi muda tentang pentingnya pelestarian budaya dan konservasi informasi lokal. Buka IB Fest 2.0, Bupati Imran Sampaikan Pesan Khusus

IB Fest 2.0 diharapkan menjadi acara tahunan yang lebih baik lagi bagi warga Cirebon dan wisatawan.

Hal ini merupakan langkah penting dalam melestarikan kekayaan budaya dan memastikan kekayaan warisan budaya Cirebon tetap lestari di masa depan.

“Kami berharap festival ini dapat menginspirasi tempat-tempat lain untuk merayakan dan melestarikan warisan budayanya dengan semangat yang sama,” tutup Ima Fatmawati. (esy/jpnn)