CERMIN: Mercusuar Harapan Itu Bernama Imajinari

Selamat datang Steecy di Website Kami!

JAKARTA – 2022. Sempat mendapat penolakan dari beberapa perusahaan produksi, film Ngeri-Ngeri Sedap akhirnya dirilis oleh perusahaan produksi baru bernama Imajinari. CERMIN: Mercusuar Harapan Itu Bernama Imajinari

Dirilis pada 2 Juni 2022, tak ada yang menyangka film yang digarap Bene Dion Rajagukguk selama delapan tahun ini akan menjadi film terlaris keempat tahun ini. Dalam jumpa pers, Bene terang-terangan menyatakan bahwa status filmnya ditolak oleh beberapa perusahaan produksi. “Sama sekali tidak ada formula untuk film box office ya film ini,” ujarnya seperti dikutip Jawa Pos.

Namun hanya produsen besar yang percaya pada prinsip. Meskipun formula pasti film box office tersebut masih belum jelas hingga saat ini. Dengan 2,8 juta penonton, Imaginari meluncurkan dirinya ke publik dengan kesuksesan Ngeri-Ngeri Sedap. Akhirnya Diumumkan, Film Badarawuhi Di Desa Penari Bakal Tayang Lebaran 2024

Pada tanggal 14 Februari 2023, Ernest Prakasa selaku pendiri Imaginari pun mengumumkan kepada publik keputusannya untuk mengakhiri kerjasama dengan Starvision yang hingga saat ini telah mengharumkan namanya. Setelah itu, perlahan kita melihat secercah harapan muncul di dunia perfilman Indonesia.

Setelah Fears of Sedap, Imaginari kembali dikejutkan dengan film hitam putih dengan judul menawan, Jatuh Cinta seperti di film-film. Jika mengacu pada “rumusnya”, jelas Imaginari akan memilih jalur “aman”, mencoba meniru kesuksesan Horrifying Sedap.

Namun Imaginari memilih mengambil risiko dengan membuat film dengan pasar yang menarik. Dari pemahaman saya, Imaginari juga memahami bahwa kekuatan cerita adalah segalanya dan keputusan mereka mempertaruhkan Love Like in the Movies adalah pertaruhan yang dapat dihitung menggunakan demografi yang sangat dinamis.

Terakhir, kita tahu kalau film arahan Yandy Laurens ini mendapat 650 ribu penonton. Ini merupakan pencapaian besar untuk sebuah film hitam putih.

Maka tahun ini, Imaginari kembali dengan Almost Laen The Movie dan menyerahkan kendali kepada Muhadkly Acho. Saya bukan seorang pengamat podcast atau pun pengikut aktivitas Agak Laen, saya juga tidak membaca sinopsis filmnya sebelum memutuskan untuk menontonnya. Saya mengatur ekspektasi saya sebelum memutuskan untuk masuk bioskop dan membeli tiket film.

Saya terkesan sejak awal dengan betapa spektakulernya Almost Laen The Movie membuka film tersebut. Membawa kita ke dunia yang berbeda dan berbeda, dunia yang benar-benar mengelilingi kita namun kita tidak pernah tahu bagaimana dunia itu bekerja. Dunia yang disebut pasar malam.

Meski tidak mengeksplorasinya secara detail, pengenalan pasar malam sudah cukup membawa kami ke salah satu objek wisata bernama Rumah Hantu. Kita diajak Acho untuk masuk ke dalam mobil yang cenderung dikendarai dengan malas, nyaris tanpa inovasi, seperti kebanyakan film horor produksi Indonesia.

Kami bertemu Boris, Bene, dan Jegel yang terlalu malas untuk ikut trip, sehingga mereka juga dihindari oleh pengunjung pasar malam. Hingga Oki muncul dan memberinya ide bagus. Oki yang botak dan baru keluar dari penjara karena narkoba, muncul ide untuk memperbaiki mainan tersebut dan menjadikannya seseram yang seharusnya.

Sebagaimana hidup yang selalu penuh kejutan, hal serupa juga terjadi di film ini. Saat dia hendak mulai mengemudikan mobil yang baru direnovasi, bencana melanda. Orang asing yang menderita penyakit jantung melakukan perjalanan dan ketakutan dan akhirnya meninggal.

Tentu saja keempat sahabat ini ketakutan dan melakukan apa yang mereka bisa: menguburkan tubuh orang asing itu di dalam mobil. CERMIN: Mercusuar Harapan Itu Bernama Imajinari

Setelah itu, Almost Laen The Movie yang juga ditulis oleh Acho banyak digarap dengan perubahan cerita yang meski tidak terlalu mengejutkan, namun berhasil membuat film ini menjadi sebuah karya yang solid. Dengan setup kamera yang seru dan visual musik yang catchy, film ini bukanlah film yang menampilkan komedian sebagai pemeran utamanya.

Namun, Almost Laen The Movie juga sama mengejutkannya dengan Horror of Sedap ketika kita melihat para komedian ini mampu tampil impresif jika diberi selera humor dan arahan yang tepat. Dari film ini kita melihat lahirnya bintang baru: Oki Rengga.