Firaun anggap Ikan Lele Itu Tuhan, Ceritanya Diabadikan di Lukisan dan Patung

Selamat datang Steecy di Situs Kami!

KAIRO – Narmer, firaun pertama Mesir, mencintai dan memuja ikan lele. Hal ini terlihat pada berbagai artefak Mesir kuno, termasuk Narmer Slab, salah satu artefak Mesir tertua. Plakat ini menggambarkan Narmer sebagai sosok yang memegang kepala kucing dan memegang tongkat. Firaun anggap Ikan Lele Itu Tuhan, Ceritanya Diabadikan di Lukisan dan Patung

Sejumlah Tentara AS Trauma Otak usai Diserang Rudal Iran

Selain itu, kucing sering digambarkan dalam lukisan dan patung Mesir kuno. Ikan ini sering dikaitkan dengan kekuatan dan kesuburan.

National Geographic melaporkan bahwa orang Mesir kuno menganggap ikan lele sebagai simbol Osiris, dewa kesuburan. Ada beberapa alasan mengapa Narmer menyukai dan mengidolakan ikan lele.

Salah satu kemungkinannya adalah ikan lele merupakan sumber makanan penting bagi masyarakat Mesir kuno.

Ikan ini juga merupakan ikan yang tangguh dan kuat, yang dapat dikaitkan dengan kekuatan dan keperkasaan Narmer.

Kemungkinan lainnya adalah ikan lele mempunyai makna simbolis yang penting bagi masyarakat Mesir kuno. Ikan dikaitkan dengan kesuburan, yang mungkin penting bagi Narmer saat ia berusaha menyatukan Mesir dan mendirikan dinasti baru.

Apapun alasannya, yang jelas ikan lele memainkan peran penting dalam budaya Mesir kuno. Ikan ini merupakan simbol kekuatan, kesuburan dan kekuasaan. Firaun anggap Ikan Lele Itu Tuhan, Ceritanya Diabadikan di Lukisan dan Patung