Gelapkan Truck Kreditan, Komisaris PT Raja Trans Utama Niaga di Penjara

Wecome Steecy di Website Kami!

JAKARTA – Randy Mohd Apandi, kreditur PT MNC Guna Usaha Indonesia, dan Komisaris PT Raja Trans Utama Nyaga dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana dengan secara sah dan meyakinkan mengangkut atau menyewakan barang tanpa tujuan jaminan pinjaman. Persetujuan tertulis dari penerima yang berwenang. Gelapkan Truck Kreditan, Komisaris PT Raja Trans Utama Niaga di Penjara

IIMS 2024 Resmi Dibuka Jokowi, 180 Merek Otomotif Terkemuka Ikut Serta dalam Pameran

Penggelapan PT MNC Guna Usaha Indonesia dengan mobil merek Hino Thornton dan Wingbox bermula dari Randy Muhammed Apendi, komisaris PT Raja Trans Otama Nyaga, dan Titin Spritin, Pimpinan PT Raja Trans Otama Nyaga. Ajukan pembiayaan untuk 1 (satu) barang.

Namun selama masa pembiayaan, Komisaris PT Raja Trans Otama Nyaga Randy Mohd Apandi dan Pimpinan PT Raja Trans Otama Nyaga Tetin Spritin tidak melakukan pembayaran angsuran kepada PT MNC Guna Usah Indonesia.

PT MNC Guna Usah Indonesia melakukan tindakan persuasif mulai dari penagihan telepon, kunjungan penagihan ke rumah Randy Muhammad Apendi dan Titin Spritin serta kantor PT Raja Trans Utama Nyaga, namun dalam kunjungan tersebut ditemukan barang titipan Randy Muhammad Apendi PT Raja Trans Otama dijual sebagai komisaris.

Atas kejadian tersebut, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Serang memvonis Randy Muhammad Apindi satu tahun delapan (delapan) bulan penjara dan denda dua setengah lakh Afghan (dua juta lima ratus ribu warga Afghan). Apabila uang tersebut tidak dibayarkan maka akan diganti dengan pidana denda. Hukuman penjara 1 (satu) bulan sesuai dengan Perkara Nomor 876/Pid.B/2023/PN.Srg yang diputus pada tanggal 3 Januari 2024.

“Kami menghimbau kepada seluruh kreditur PT MNC Guna Usaha Indonesia untuk tidak memindahtangankan, menjaminkan, atau menjual surat berharga fidusia karena tindakan tersebut dapat dikenai sanksi pidana berdasarkan Undang-Undang Pengamanan Surat Berharga Nomor 42 Tahun 1999, dengan ancaman pidana penjara selama 2 tahun dan PT. MNC “Denda paling banyak Rp 50.000.000 (lima puluh juta rupiah),” kata Fundi Gultom, S.H., C.L.A, kuasa hukum Guna Usah Indonesia.

“Sebagai perusahaan pembiayaan, PT MNC Guna Usaha Indonesia akan secara tegas mengejar orang-orang yang merugikan perusahaan. Yang penting bagi kami sebagai perusahaan pembiayaan adalah menjalin hubungan baik dengan seluruh kreditur di Indonesia. Tidak ada yang merugikan.” kata CEO PT MNC Guna Usaha Indonesia Yosnandi Liao, Jumat (2/2/2024). Gelapkan Truck Kreditan, Komisaris PT Raja Trans Utama Niaga di Penjara

Masyarakat juga berperan aktif dalam hal ini; Mereka dapat melaporkan dan mencegah hal serupa dengan menghubungi contact center atau cabang PT MNC Guna Usaha Indonesia terdekat di seluruh Indonesia.