Nagita Slavina Tenteng Tas Miliaran di Acara Ulang Tahun Golkar, Warganet Singgung Soal Pajak

Sugeng rawuh Steecy di Situs Kami!

Steecy – Sebagai selebriti tanah air ternama, tak heran jika Rafi Ahmed dan Nagita Slavina kerap diundang untuk tampil di ajang bergengsi. Tak hanya proyek hiburan, keduanya juga terjun ke proyek lain termasuk proyek politik. Nagita Slavina Tenteng Tas Miliaran di Acara Ulang Tahun Golkar, Warganet Singgung Soal Pajak

Baru-baru ini, keduanya menghadiri Acara Puncak HUT ke-58 Partai Golkar yang digelar di GExpo Kemayoran pada Jumat malam (21/10). Keduanya baru-baru ini mengunggahnya melalui akun Instagram raffinagita1717. Uniknya Burung Rel Aldabra Bangkit dari Kepunahan, Berevolusi Dua Kali

Dalam cerita yang dibagikan, keduanya memperlihatkan momen saat Presiden Jokowi sedang berpidato. Raffi dan Nagita pun berfoto bersama beberapa politisi seperti Airlanga Hartento dan istrinya.

Seperti biasa, perhatian Nagita terbayar. Ibu dua anak ini mengenakan gaun berwarna kuning yang merupakan warna Pesta Beringin.

Yang belum diketahui banyak orang, Nagita juga membawa tas mewah di salah satu tangannya, hingga akun fashion_nagitasslavina membagikan deskripsi tas yang dikenakannya. Tas stylish ini dinilai menjadi tambahan terbaru dalam koleksi tas manis Gigi.

Menurut detektif, Nagita mengenakan tas Hermes Birkin berwarna putih yang terbuat dari kulit buaya. Berbeda dengan formula Himalaya yang memberikan tampilan berkilau, formula ini mengutamakan hasil kulit matte.

Bicara soal harga, tas dengan aksesoris emas ini dijual seharga 107 ribu rupiah. Jika dikonversikan ke rupee, harganya bisa mencapai Rp 1,6 miliar.

Dengan harga bagus tersebut, banyak netizen yang memberikan komentar berbeda. Menanyakan kondisi tangan Nagita usai mengantarnya ‘pulang’, membandingkan dirinya, belum lagi soal pajak selebriti tak terduga tersebut. Nagita Slavina Tenteng Tas Miliaran di Acara Ulang Tahun Golkar, Warganet Singgung Soal Pajak

Salah satu warganet berkata, “Nagita bayar pajaknya berapa tiap tahun? Iya tiap bulan aku potong pajak PPH Rp 150 ribu, kayaknya begitu.”

“Benarkah miliaran? Benarkah pajak saku untuk mobil semacam ini?” tanya warganet berbeda.