Pertamina Temukan Hidrokarbon di Musi Rawas, Ada Potensi Minyak 218 Barel Per Hari

Sugeng rawuh Steecy di Website Kami!

Steecy – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Perusahaan Negara Sumatera kembali menemukan hidrokarbon tanda minyak bumi di sumur eksplorasi di kawasan Musi Rawas, Sumatera Selatan. Pertamina Hulu Rokan atau Senior Manager Relations PHR Wilayah Sumatera Yudy Nugraha mengatakan, berdasarkan uji aliran yang diperpanjang, gas dalam sumur tersebut diperkirakan mencapai 130.000 kaki kubik per hari (MMSCFD) dan minyak sebesar 218 barel per hari. Pertamina Temukan Hidrokarbon di Musi Rawas, Ada Potensi Minyak 218 Barel Per Hari

Ia mengatakan pada Kamis, 1 Februari 2024: “Dengan hasil tersebut, kami semakin optimis bahwa daerah sekitarnya juga memiliki potensi besar yang sudah terbukti.”

PHR merupakan bagian dari Subholding Hulu Pertamina yang menemukan sumber daya migas melalui pengeboran sumur eksplorasi Violet Orchid (AVO)-001 di lapangan Musi Rawas Pertamina EP. Menurut Yudy, pengeboran sumur Anggrek Violet dilakukan pada 13 November 2023 menggunakan rig pengeboran 01.2 yang dioperasikan PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI). PDSI berhasil menunjukkan keberadaan hidrokarbon melalui Drill Stem Test (DST) #3 pada 23 Januari 2024.

Sumur Anggrek Violet (AVO)-001 terletak kurang lebih 10 kilometer tenggara lapangan Mambang dan telah dilakukan eksplorasi sejak tahun 1901. Pekerjaan eksplorasi di kawasan Tinggian Lematang juga dimulai pada tahun 2006, dengan akuisisi seismik 2D dan pemboran pada tahun 2009. Upaya ini dilanjutkan pada tahun 2010 dengan pengumpulan data seismik 3D. Ketua Gerakan Perubahan dan Persatuan AMIN Temui Tom Lembong, Bahas Hirilisasi

Potensi migas ditemukan di prospek Anggrek dengan mengevaluasi data seismik menggunakan berbagai metode. Yudy menambahkan, Sumur Eksplorasi Violet Orchid (AVO)-001 merupakan proyek awal yang membuktikan produksi migas di Tinggian Lematang cukup menjanjikan.

“Dengan ditemukannya minyak hidrokarbon 100% dari sumur Anggrek Violet, kami berharap dapat membuka peluang eksplorasi baru untuk eksplorasi migas di wilayah lain di Sumsel.

Penemuan karbon pertama pada tahun 2024 berpotensi menambah sumber daya dan cadangan hidrokarbon baru di Cekungan Sumatera Selatan. PHR berharap penemuan ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan cadangan dan pencapaian target produksi migas nasional sebesar 12 miliar kaki kubik gas alam per hari (BSCFD) dan satu juta barel minyak per hari (MBOPD) pada tahun 2030.

Pariza Hendrawan

Catatan Redaksi: Resmi mengundurkan diri, Mahfud Md tak bisa lagi menikmati mobil, ajudan, dan fasilitas pemerintah lainnya.

Kementerian Energi dan Mineral mengumumkan total cadangan energi pada tahun 2023 mencapai 10,42 juta barel minyak. Baca selengkapnya

KPPU mengusulkan sistem multi vendor dalam pengiriman atau pendistribusian avtur untuk menurunkan harga tiket. Apakah ini membantu? Baca selengkapnya

Staf Khusus BUMN Arya Sinulingga menanggapi pernyataan Ahok yang menyatakan meski Ketua Umum Pertamina sudah mengundurkan diri, namun ia tidak bisa ikut serta dalam pemilu secara langsung. Baca selengkapnya

PT Pertamina mulai menanam 6 juta pohon di berbagai wilayah. Tata kelola terkait karbon dan dukungan sosio-ekonomi. Baca selengkapnya

Pertamina membahas persyaratan Badan Pengawas Persaingan Usaha Komersial (KPPU) untuk akses terbuka dan akses multi-provider terhadap pasar avtur. Baca selengkapnya

Ekonom Energi Yayan Satyakti menilai ada dua faktor yang menyebabkan harga BBM Pertamina tetap stabil pada Februari 2024. Apa saja? Baca selengkapnya

Ahok mendukung dan mengkampanyekan calon presiden Ganjar Pranowo dan Mahfud Md. Baca selengkapnya Pertamina Temukan Hidrokarbon di Musi Rawas, Ada Potensi Minyak 218 Barel Per Hari

Zhang Xuexue mengundurkan diri dalam pernyataan rinci yang diposting di Instagram. Baca selengkapnya

Zhang Xuexue telah memastikan akan mengundurkan diri sebagai Pimpinan PT Pertamina (Persero). Baca selengkapnya

Sebagai presiden dan pimpinan perusahaan minyak nasional, Ahok tentu mendapat gaji yang tidak seberapa. Di bawah ini adalah asetnya. Baca selengkapnya