Serukan Tobat Ekologis, Ini Arti Gagasan yang Disampaikan Cak Imin Saat Debat Cawapres

Wecome Steecy di Website Kami!

Steecy, Jakarta – Calon wakil presiden (cawapres) nomor satu Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyerukan pertobatan ekologis saat mengikuti debat cawapres Pilpres 2024 putaran keempat di Majelis Center Jakarta Conference (JCC), Minggu, 21 Januari. Tahun 2024. Penyebabnya adalah bencana ekologi dan kerusakan alam yang semakin banyak terjadi akibat ulah manusia. Serukan Tobat Ekologis, Ini Arti Gagasan yang Disampaikan Cak Imin Saat Debat Cawapres

“Saya hanya mengajak Pak Prabowo, Pak Gibran, Pak Mahfud, Pak Ganjar, saya sendiri, Mas Anies dan siapa saja untuk turut serta dalam pertobatan ekologis,” kata Cak Imin dalam keterangan penutupnya.

Cak Imin juga menegaskan, konversi ekologi harus dimulai dari sudut pandang etika. Ia menghimbau masyarakat untuk menaati aturan, menghindari perilaku sembrono dan mendukung etika lingkungan dan etika pembangunan. Ini adalah langkah pertama dalam transisi ekologi.

Menanggapi permintaan Cak Imin untuk pertobatan ekologis. Jadi apakah pertobatan ekologis itu?

Dikutip dari majalah “Eco-penance menurut Ensiklik Laudato Si dalam menyikapi permasalahan penggundulan hutan di Kabupaten Sintang Kalimantan Barat”, eco-penance atau penebusan dosa ekologis merupakan aksi global yang bertujuan untuk menjaga lingkungan sekolah. Penebusan dosa ekologis dipopulerkan oleh Paus Fransiskus melalui ensikliknya Laudato si’ pada 24 Mei 2015.

Melalui Ensiklik Laudato Si, Paus Fransiskus mengajak seluruh umat manusia untuk memandang alam sebagai ciptaan Tuhan yang perlu dilindungi dan dihormati. Sebelumnya, Ensiklik Laudato Si merupakan surat pastoral Paus Fransiskus yang fokus pada isu lingkungan dan tanggung jawab ekologis. “Ini adalah upaya pastoral yang harus dilakukan untuk mengatasi krisis ekologi.” Cari Durian Jatuh, Mahasiswa KKN Unpad Temukan Fosil Gastropoda dan Pelecypoda

Dalam ensiklik Laudato Si disebutkan bahwa krisis ekologi berpotensi memicu krisis kemanusiaan lainnya, termasuk ketidakadilan. Penyebab utama krisis ekologi adalah egoisme manusia. Oleh karena itu, Ensiklik Laudato Si juga dikenal sebagai obat penawar yang dianjurkan Gereja terkait permasalahan ekologi.

Tema konversi ekologi terdapat pada bab terakhir ensiklik tersebut, dijelaskan dengan enam angka, khususnya nomor 216 sampai 221. Tema ini mewakili usulan Gereja untuk membangun hubungan erat sistem yang selaras dengan alam semesta.

Misalnya, dalam Ensiklik Laudato si’ poin 217, Paus Fransiskus menyerukan “penebusan dosa ekologis” sebagai pertobatan pribadi dalam menghadapi krisis ekologi. Ia menyebut pertobatan ekologis sebagai salah satu langkah pengembangan tindakan manusia dalam mengatasi permasalahan dunia ini sebagai persembahan kepada Tuhan.

Seruan Paus Fransiskus mengajak semua orang untuk menata kembali dunia yang rusak. Menurutnya, masyarakat tidak bisa membangun masa depan hanya dengan memikirkan diri sendiri tanpa memperhatikan krisis lingkungan dan penderitaan masyarakat miskin. Namun, undangan Paus Fransiskus bukan hanya untuk umat Kristiani saja, tapi untuk semua orang.

Dikutip dari repo.unika.ac.id, konversi ekologis ini disoroti pada paragraf 71, yang mana Bapa Suci mengambil inspirasi dari buku tentang imamat. Isinya menjelaskan: “Harus ada keseimbangan antara manusia dan alam agar alam mempunyai waktu istirahat dari aktivitas manusia, terutama yang berdampak negatif seperti penggunaan kendaraan bermotor yang menyebabkan pencemaran udara. , pembangunan tanpa memperhatikan keberlanjutan, eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkendali.

Padahal, penebusan dosa ekologis bukanlah tindakan individu melainkan harus dilakukan secara kolektif. Hal ini dijelaskan dalam ayat 21952, yaitu penebusan dosa ekologis harus dilakukan dengan menumbuhkan semangat kemurahan hati dan kelembutan yang melindungi manusia dan makhluk hidup lainnya dalam situasi rentan.

Asal tahu saja, ekologi bisa diartikan sebagai hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Dikutip dari bakai.uma.ac.id, ekologi diperkenalkan oleh seorang ahli biologi asal Jerman bernama Ernst Heinrich Philipp August Haeckel atau biasa dikenal dengan Ernst Haeckel.

Dikutip dari binus.ac.id, krisis ekologi disebabkan oleh tiga hal, yaitu pemikiran yang salah, kurangnya kepekaan dan lemahnya perilaku manusia terhadap alam. Misalnya, pada tataran pemikiran, masyarakat cenderung memandang alam sebagai sarana mencari keuntungan.

Di Indonesia, krisis ekologi disebabkan oleh dominasi pola pikir otoriter, dimana masyarakat terjebak dalam cara pandang antroposentris yang memandang alam sebagai alat. Alam tidak dipandang sebagai jiwa kehidupan namun sebagai alat untuk memperoleh keuntungan pribadi. Jadi orang mengingkari dan mengingkari keberadaan.

Pilihan Redaksi: Debat Kedua Wakil Presiden Cak Imin Seruan Pertobatan Ekologis: Ojo Sak Karepe Dewe

Hasto Kristiyanto mengatakan, calon wakil presiden Mahfud Md melakukan umrah di masa tenang saat pemilihan presiden atau presiden. Baca selengkapnya

Seruan Anies Baswedan itu ditampilkan dalam kampanye terbaru pasangan Anies-Muhaimin bertajuk “Bersatu, Berani Berubah” di JIS. Baca selengkapnya

Todung Mulya Lubis mengulas film The Dirty Vote. Todung mengatakan, film ini bagus untuk memberikan edukasi politik kepada masyarakat dan meminta agar tidak ada yang terlalu heboh. Baca selengkapnya

Film Dirty Election membongkar politik tong babi dalam politisasi kesejahteraan pada pemilu 2024. Apa penjelasannya? Baca selengkapnya Serukan Tobat Ekologis, Ini Arti Gagasan yang Disampaikan Cak Imin Saat Debat Cawapres

Perwakilan Kelompok Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Habiburokhman, melontarkan pertanyaan soal film Dirty Election yang mengungkap dugaan pelanggaran pemilu. Baca selengkapnya

Vonis terhadap calon wakil presiden Mahfud Md menandai berakhirnya kampanye pemilu mereka di Jawa Tengah sebelum memasuki masa tenang. Baca selengkapnya

Hasto Kristiyanto menanggapi tudingan kecurangan pemilu 2024 yang diungkap film Dirty Election. A Baca lebih lanjut

Mengusung tema “Partai Rakyat untuk Indonesia Progresif”, Prabowo memimpin pembukaan kampanye akbar pada pukul 14.00 WIB. Baca selengkapnya

Mahfud Md mengatakan, selama kampanye November 2023 hingga 10 Februari 2024, dirinya bersama Ganjar mengunjungi 450 lokasi di Indonesia. Baca selengkapnya

TKN Prabowo-Gibran membantah klaim Arifin Mochtar dalam film dokumenter Dirty Election soal perdebatan dukungan kepala desa terhadap beberapa pasangan calon di Pilpres 2024. Baca selengkapnya