Sudah Jadi Tradisi, Apa Hukum Ziarah Kubur? Ini Kata Ustaz Adi Hidayat

Wecome Steecy di Situs Kami!

JAKARTA – Tradisi merupakan kegiatan yang dilakukan sejak zaman dahulu dan masih dilakukan hingga saat ini. Indonesia merupakan negara dengan banyak tradisi. Pembahasan mengenai tradisi Indonesia sepertinya tidak pernah ada habisnya. Sudah Jadi Tradisi, Apa Hukum Ziarah Kubur? Ini Kata Ustaz Adi Hidayat

Salah satu tradisi yang masih dilakukan hingga saat ini khususnya di kalangan umat Islam Indonesia adalah ziarah makam atau ziarah ke makam orang yang meninggal. Umumnya tradisi ini berlangsung seminggu sebelum memasuki bulan Ramadhan. Ini Cara Cek Formasi CPNS 2023 di SSCASN BKN

Melalui tradisi ziarah khusyuk ini, orang yang meninggal dipercaya dapat mendatangkan kebahagiaan. Selain itu, kami juga berharap semoga Allah mengampuni ahli pemakaman ini. Di Jakarta, tradisi ini berlanjut hingga saat ini. Lantas, apa hukum menyapu kuburan?

Ulama terkemuka Ustaz Adi Hidayat menjelaskan, ziarah berarti kunjungan. Di Indonesia, kata ziarah sendiri identik dengan kuburan karena keduanya sering disamakan. Ia mengatakan, ziarah sebenarnya juga bisa digunakan untuk menjenguk orang yang masih hidup.

“Jadi saya berangkat haji untuk bapak, artinya saya menjenguk bapak. Ustaz, mau ke mana? Bapak mau berziarah ke tempat Pak Lutfi. Bukankah Pak Lutfi masih hidup? ziarah bukan hanya Dia yang menjenguk orang mati. Ziarah bisa diartikan menjenguk orang yang masih hidup. “Iya,” jelas Adi Hidayat dikutip dalam YouTube Audio Dakwah, Senin 31 Juli 2023.

Terkait ziarah kubur, Ustaz Adi Hidayat mengatakan boleh karena Alasulah yang melakukannya dan meninggalkannya.

Ustaz Adi Hidayat berkata: “Makanya ada istilah “ziarah kubur”. Apa yang dilakukan? Doakan mereka. Bahkan Rasulullah menyuruh ziarah kubur.”

Adi Hidayat mengatakan, meski diperbolehkan, namun pada masa lalu menyapu kuburan dilarang karena di zaman jahiliah, orang mati selalu menangis berlebihan. Maka pada saat itu, Nabi Muhammad SAW khawatir umat Islam akan terjerumus dalam tanggung jawab yang lalai. Sudah Jadi Tradisi, Apa Hukum Ziarah Kubur? Ini Kata Ustaz Adi Hidayat

Namun seiring berjalannya waktu dan keimanan umat Islam bertambah, Nabi mengijinkannya. Asalkan saat menunaikan ibadah haji secara serius tidak melakukan atau mengacaukan hal-hal yang dapat mendatangkan murka Allah SWT.

Adi Hidayat bersabda: “Dulu Rasulullah melarang menyapu kubur karena khawatir menangis dan mendoakan keburukan. Kini sah menyapu kubur.” Tamara Taiasmara menitipkan anaknya kepada kekasihnya. Alasannya mandi melihat kedekatan Dante dengan kekasihnya, pria yang sering curhat Tamara Tiasmara kepada anak-anaknya. Steecy 8 Februari 2024