Suka Pijat Leher dan Punggung Saat Nyeri Bahu dan Leher? Waspadai Risiko Lumpuh

Selamat datang Steecy di Situs Kami!

JAKARTA – Nyeri pada leher dan bahu merupakan hal yang lumrah dialami masyarakat. Gejala nyeri bahu dan leher sering kita alami. Suka Pijat Leher dan Punggung Saat Nyeri Bahu dan Leher? Waspadai Risiko Lumpuh

Setelah sekian lama melakukan pekerjaan statis seperti bekerja di depan laptop. Sekalipun Anda bepergian menggunakan angkutan umum dengan tempat duduk 90 derajat.

Saat kita merasakan nyeri pada bahu dan leher, otomatis kita ingin pergi ke panti pijat untuk bersantai. Jika kita tidak punya waktu luang, kita memilih untuk menggosok leher dan bahu kita. Dilarang Tidur di Masjid Lantaran Air Liur Manusia Najis, Benarkah? Begini Penjelasan Buya Yahya

Tapi apakah melakukan ini buruk? Mari kita lanjutkan menelusuri seluruh artikel di bawah ini

Ahli saraf Dr. Zicky Yombana, Sp.S menjelaskan, pijat mandiri diperbolehkan, namun harus hati-hati. Ada banyak area dan bagian tubuh yang tidak boleh mendapat tekanan terlalu banyak.

“Tapi ada area badan yang sebaiknya dihindari, mulai dari leher hingga ekor sepanjang ekor. Sebaiknya hindari ketukan, kalau otot kanan atau kiri, lanjutkan,” ujarnya di pada tvOne Sehat. Program Langsung, Kamis 11 Januari 2024.

Ziki menjelaskan, tekanan yang terlalu besar di pedesaan bisa menyebabkan kelumpuhan.

“Sebaiknya hindari tekanan, kalau pakai otot kiri dan kanan terus. Kalau otot rusak akan lebih meregang. Tapi kalau struktur saraf punggung lumpuh bisa dipijat, tapi ke samping. , ” jelasnya.

Kondisi nyeri bahu dan leher ini dikenal dengan istilah frozen shoulder.

Frozen shoulder terjadi ketika tutup pelindung menebal akibat cedera atau tidak dapat bergerak terlalu lama. Akibatnya sendi bahu menjadi terbatas mobilitasnya.

Kondisi ini biasanya bertambah buruk dan kemudian membaik. Namun, waktu yang dibutuhkan untuk pemulihan berbeda-beda pada setiap orang. Suka Pijat Leher dan Punggung Saat Nyeri Bahu dan Leher? Waspadai Risiko Lumpuh

Sementara itu, Zixi menjelaskan, nyeri bahunya semakin parah pada malam hari. Hal ini disebabkan adanya peradangan pada otot.

“Saat kita lelah di malam hari setelah seharian bekerja, kita lebih mudah sakit.

“Kalau ada radang saraf dan tidak ada masalah pada sarafnya, maka tidak jadi masalah. Tapi kalau ada penyakit saraf, radangnya lebih sakit,” katanya.Kanker Melanie Putrea-kanker Melanie Putrea mengidap riwayat kanker dari pihak ibunya.Adik pertamanya, Melanie Putria, meninggal karena kanker ovarium, katanya Steecy 8 Februari 2024