Asosiasi Emiten Indonesia Kukuhkan Pengurus Baru Periode 2023-2026 di BEI

JAKARTA – Kepengurusan Asosiasi Penerbit Indonesia (AEI) periode 2023-2026 resmi dilantik di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (2/2/2024). Ini merupakan proses terakhir setelah pengangkatan pengurus pada konferensi anggota AEI pada 14 September 2023.

Asosiasi emiten merupakan mitra strategis Self-Regulatory Organization (SRO) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendorong perkembangan pasar modal Indonesia, serta mensosialisasikan kebijakan regulator.

Ketua Umum AEI terpilih Armand Wahyudi Hartono mengatakan pertumbuhan ekosistem pasar modal Indonesia menjadi salah satu yang terdepan di Asia Tenggara. Baginya, ini merupakan peluang untuk meningkatkan kualitas emiten melalui sinergi program antara AEI dengan SRO dan OJK.

“Kami di Asosiasi Penerbit Indonesia merupakan komunitas bersama para penerbit yang memajukan negara melalui pasar modal. Program kami masih sama, mulai dari edukasi kepada calon penerbit hingga peraturan asosiasi untuk mencapai kepatuhan,” kata Armand di BEI. gedung, Jumat (2/2/2024).

Rangkaian program yang menjadi fokus AEI antara lain berkontribusi terhadap pendalaman produk pasar modal, peraturan asosiasi yang bervariasi mulai dari kepatuhan perpajakan, standar pelaporan keuangan, tata kelola organisasi yang baik, hingga prinsip-prinsip ESG.

“Kami juga berbagi berbagai jenis informasi, tentang update peristiwa di luar negeri dan di dalam negeri, tentang perekonomian, tentang teknologi, segala hal yang dapat membantu penerbit untuk bertahan dan berkembang,

Armand menegaskan, pencapaian penawaran umum perdana (IPO) tertinggi pada tahun 2023 harus didukung oleh penerapan kebijakan tata kelola yang baik oleh perusahaan.

Melalui kepengurusan baru ini, Armand – yang merupakan Wakil Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) – menegaskan pihaknya akan memperkuat program sebelumnya.

“Kami berharap dengan komunitas yang baik ini kita bisa saling mentransfer energi, mentransfer ilmu, sehingga yang sudah unggul bisa menularkannya kepada yang lain, sehingga melahirkan pemain pasar modal kelas dunia,” jelasnya.

Direktur Penilaian Korporasi BEI I Gede Nyoman Yetna menambahkan pihaknya berharap AEI dapat tetap relevan dengan perkembangan saat ini. Nyoman berharap AEI dapat membantu meningkatkan kualitas emiten sekaligus tetap menjadi mitra strategis bursa dalam mengkomunikasikan kebijakan kepada emiten.

“Pasar saham terus mendorong perusahaan-perusahaan yang belum memanfaatkan pasar modal untuk menjadi emiten sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” tutupnya.