Tingkatkan Kualitas Dosen, UBL Kolaborasi dengan Kampus Vietnam

Steecy, JAKARTA – Universitas Budi Luhur telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan University of Economics and Finance (UEF) di Ho Chi Minh City, Vietnam.

Aksi Program Kunjungan Pendidikan (AVP) 2024 yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Akuntansi Indonesia (ADAI).

BACA Juga: Ganjar Sampaikan Pidato Peluncuran UBL, Ajak Generasi Muda Aktif Ciptakan Indonesia Emas 2045

Ketua Program Akuntabilitas Prita Andini, SE, M.Act mengatakan kerjasama ini merupakan bagian dalam mewujudkan Tridharma Perguruan Tinggi.

“Rencananya pelaksanaan semester depan akan dimulai dengan reviewer surat kabar, kemudian ada kuliah terbuka. Jadi, secara umum kerjasama ini merupakan Tridrama Perguruan Tinggi, serta pertukaran penelitian mahasiswa dan dosen, kata Pritha dalam keterangannya, Sabtu (3/2).

BACA LEBIH LANJUT: UBL menawarkan pendidikan universal saat Universitas Harambee di Ethiopia diluncurkan

Ia berharap kerjasama ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan para guru di Universitas Budi Luhur.

“Kerjasama ini terjalin dalam jangka panjang dan dapat mendorong para pendidik untuk go internasional dan berkolaborasi dengan mitra internasional,” ujarnya.

BACA ARTIKEL: UBL dan Sri Lanka berkolaborasi mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Dalam kerjasama ini terdapat kesepakatan kegiatan mengenai penyelenggaraan program pertukaran pendidik dan program pariwisata untuk saling berkoordinasi dan belajar dalam bidang penelitian dan pendidikan keilmuan.

Selain itu, perluasan kesempatan kerjasama di bidang penelitian ilmiah, pelaksanaan program pendidikan bersama dan seminar antar para pihak, pengembangan kerjasama pendidikan lainnya dan kerjasama – kemitraan berdasarkan kesepakatan bersama.

“Saya berharap setelah pelaksanaan karya ini guru dan siswa mendapat nilai dan pengalaman dunia,” pungkas Prita.(mcr8/jpnn)

Dosen FIPP Unnes menjadi Dosen Tamu di Kasetsart University Thailand, Mengupas Tuntas Career Maturity bagi Mahasiswa

BANGKOK, Steecy – Guna mewujudkan visi internasionalisasi Unnes, tim peneliti gabungan FIPP Unnes menggandeng Fakultas Ilmu Pendidikan dan Pembangunan Kasetsart University Thailand.

Topik penelitiannya adalah “Kematangan Karir” dengan topik mahasiswa yang mengambil program studi di dua kampus.

Ketua tim peneliti adalah Zakki Nurul Amin, M.Pd. koordinator program kepemimpinan dan konseling mahasiswa yang juga dosen tamu Kasetsart dan Farid Ahmadi, S,Kom.,M.Kom., Ph.D. Wakil Direktur Akademik dan Kemahasiswaan FIPP Unnes.

Baca juga: Ada Berapa Jenis Surat Suara pada Pemilu 2024 dan seterusnya? Begini Tata Cara Pemungutan Suaranya, Apakah Megawati dan Pratama Arhan Memilih?

Kuliah tamu berlangsung menarik dengan dihadiri sekitar 100 mahasiswa pada hari Jumat tanggal 9 Februari 2024 di Aula Pengembangan Fakultas Pendidikan dan Sains Universitas Kasetsart (FEDS) di Kamphaeng Saen, Thailand.

Dalam berkarya mereka memaparkan hasil penelitian, memberikan informasi mendalam mengenai topik kematangan karya, dan tak lupa menghadirkan kampus Unnes.

Peserta kegiatan tersebut berjumlah sekitar 100 orang mahasiswa, guru, dan Wakil Manajer Pendidikan dan Kemahasiswaan FEDS Kasetsart University.

Baca juga: Petinggi PSIS Semarang Ungkap Alasan Perpanjang Kontrak Dewangga hingga 2027

Mahasiswanya beragam, mulai dari tahun pertama kuliah hingga tahun keempat dan dari program studi Pendidikan Bahasa Inggris dan Ilmu Pendidikan.

Para siswa terlihat sibuk dengan kegiatan dan menyatakan sangat senang dapat mengikuti kegiatan praktikum.

Selain memberikan sambutan sebagai tamu, tim Unnes mengunjungi sekolah laboratorium Kasetsart yang terletak di kampus tersebut.

Baca Juga: Game Minecraft 2024 Makin Seru, Begini Cara Membuat Nether Portal Tanpa Diamond

Selain banyak pembicara, kepala sekolah dan guru juga menyambut dan mendampingi mereka.

Berbagai informasi diberikan seperti siswa, guru, sumber daya, kualitas pengajaran, hingga tim dari Unnes diundang berkunjung ke sekolah tersebut untuk melihat langsung proses pembelajaran dan aktivitas siswa.