Trik Jill Biden saat Bertengkar dengan Suami ketika Dikelilingi Para Pengawal

Steecy, Jakarta – Ibu Negara Amerika Serikat Jill Biden punya cara tersendiri untuk mengungkapkan kekesalannya terhadap suaminya, Presiden Joe Biden, saat mereka bertengkar. Dia membiarkan jari-jarinya yang berbicara.

Jill menyebutnya pesta, juga dikenal sebagai SMS atau SMS, ketika ada staf dan penjaga keamanan. Hal itu diakuinya saat wawancara dengan Mika Brzezinski di acara “Morning Joe” pada 11 Januari 2024.

“Jika Anda sedang duduk di dalam mobil dan Anda berkirim pesan serta berdebat dengan istri Anda, dan ada dua petugas Dinas Rahasia di dalam mobil, Anda tidak dapat berkata, ‘Terserah.’ “Jadi hanya bisa diungkapkan melalui teks. Ini pertarungan melalui teks karena kami tidak bisa mengatakannya,” jelas Jill Biden seperti dikutip Fox News.

Bukan cara terbaik, seperti yang dikatakan Brzezinski, yang menikah dengan sesama pembawa acara Morning Joe Joe Scarborough, “Mungkin saya akan melakukannya sekali atau dua kali dalam hidup saya.”

Jill sebelumnya mengatakan bahwa dia dan suaminya setuju untuk mengirim faks saat Joe Biden masih menjadi wakil presiden untuk melindungi privasi mereka. Namun pertarungan di tahun 2022 akan menjadi ujian seperti ini. Dia mengatakan kepada Harper’s Bazaar bahwa presiden mengingatkannya pada pertarungan tersebut: “Anda menyadari bahwa ini akan dicatat dalam sejarah, akan ada rekor.”

Meskipun seks bisa dicoba, itu bukan cara terbaik untuk mengatasi konflik hubungan, menurut Cosmopolitan. Terapis seks Jenni Skyler mengatakan kepada majalah tersebut pada tahun 2023 bahwa berkomunikasi melalui teks menawarkan potensi kesalahpahaman yang lebih besar.

Pilihan Editor: Dua Jenis Sleep Apnea, Masalah Tidur yang Dialami Joe Biden

Para peneliti telah menemukan empat alasan utama mengapa orang tetap berteman dengan mantan pacarnya. Berikut penjelasannya. Baca selengkapnya

Dalam dokumen rahasia Departemen Kehakiman AS, Presiden Joe Biden disebut pikun dan kehilangan ingatan. Ia kesulitan menyebutkan nama kepala negaranya. Baca selengkapnya

Peringkat 3 dunia pada 9 Februari didominasi oleh berita perang di Gaza. Joe Biden mulai menindak Israel dan Sekretaris Jenderal PBB merasa frustrasi karena dia tidak dapat menghentikan perang.

Politisi Marianne Williamson telah menarik pencalonannya dari Partai Demokrat untuk pemilihan presiden AS. Baca selengkapnya

Saat melihat pasangan yang selalu bersama, seperti Taylor Swift dan Travis Kelce, tidak semuanya mendukung dan positif. Baca selengkapnya

Peringkat 3 besar dunia pada 5 Februari 2024 sebagian besar diisi oleh berita pengungsi etnis Rohingya yang kabur dari penjara imigrasi Malaysia. Baca selengkapnya

Pada Kamis, 1 Februari, Amerika mengumumkan penerapan sanksi terhadap empat pemukim Israel yang melakukan kekerasan terhadap warga Palestina.

Hubungan pribadi ketika pasangan menjalin hubungan tanpa sepengetahuan orang lain. Baca artikel selengkapnya

Komandan Garda Revolusi Iran Hossein Salami meyakinkan partainya tidak takut perang. Ancaman terhadap Iran tidak akan ditoleransi. Baca selengkapnya

Para psikolog mengatakan bahwa menghabiskan waktu berkualitas bersama anak akan berdampak pada kepribadiannya saat dewasa. Baca selengkapnya

Dengar Kabar Raja Charles III Didiagnosis Kanker, Joe Biden Turut Prihatin

Steecy, Jakarta Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mendapat informasi mengenai kesehatan Raja Charles III. Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap keadaan ayah William dan Harry.

“Saya baru mendengar tentang penyakit (Raja Charles III),” kata Biden kepada wartawan di Las Vegas, AS, Senin (5/4/2024) waktu setempat.

“Saya prihatin dengan situasinya,” lanjut Biden.

Pria berusia 81 tahun itu juga ingin menghubungi Raja Charles untuk membantunya dari jauh.

“Tapi saya akan menghubunginya,” kata Biden mengutip Newsweek, Selasa (6/2/2024). Informasi dari Istana Buckingham

Pada tanggal 5 Februari 2024, Istana Buckingham mengumumkan kesehatan Raja Charles III. Menurut informasi dari Istana Buckingham, satu lagi ditemukan selama perawatan pembesaran prostat. Hasil tes menunjukkan kanker. Jenis kankernya tidak diketahui tetapi ini bukan kanker prostat.

Hingga Senin, 5 Februari 2024, Raja Charles III telah mendapat perawatan medis ekstensif. Dokter yang membantunya meminta pria berusia 75 tahun itu membatasi aktivitas sosialnya.

“Saat ini dokter telah menyarankan dia untuk menunda aktivitas publik,” tulis pernyataan Istana Buckingham di situs kerajaan, Selasa (6/2/2024).

Raja Charles III telah menangguhkan keterlibatan publik, namun Istana Buckingham telah mengonfirmasi bahwa suami Ratu Camilla akan terus menjalankan perannya sebagai kepala negara.

“Yang Mulia akan terus menjalankan tugas resmi dan bisnisnya seperti biasa,” tulis Istana Buckingham.

Charles pun mengucapkan terima kasih kepada tim medis yang telah mengambil tindakan. Ia berusaha tetap berharap atas bantuan yang diterimanya.

“Dia berharap bisa segera kembali menjalankan tugas resminya,” tulis Istana Buckingham.

Pengumuman resmi tentang kesehatan Raja Charles telah dipublikasikan untuk menghindari spekulasi.

“Yang Mulia memilih untuk berbagi penyakit ini untuk menghindari spekulasi dan dengan harapan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman semua orang yang terkena kanker,” demikian pernyataan dari Istana Buckingham.