Dituduh Terlibat Pencucian Uang, Raffi Ahmad Persilakan Asetnya Diperiksa

JAKARTA – Raffi Ahmad meminta harta kekayaannya diusut setelah dituduh terlibat pencucian uang ratusan miliar rupiah. Ia mengaku siap agar penghasilannya dari dunia hiburan atau perusahaannya diketahui publik.

Raffi bahkan mengaku menambah penghasilannya dengan terus berkarier. Suami Nagita Slavina dengan mudahnya berhasil menghitung kekayaannya hingga membantah tudingan keterlibatannya dalam pencucian uang.

“Anda tinggal menghitung berapa banyak yang saya dapat. Kemarin saya mendirikan Rans, lebih dari dua tahun lalu kami menandai valuasi (nilai perusahaan) Rans dan itu sudah Rp 2,7 triliun,” kata Raffi di Kecamatan Tendin, Jakarta Selatan. , Senin (02/05/2024).

“Semuanya telah dihapus. Silakan dicek,” lanjutnya.

Di usianya yang masih muda, presenter asal Bandung, Jawa Barat ini menjelaskan, dirinya hanya ingin membangun bisnis yang sukses. Jadi dia meminta mereka yang mencoba menjatuhkannya untuk berhenti menyakitinya.

“Jadi saya merasa bukan salah satu anak muda yang ingin sukses. Terus jadikan perusahaan kami lebih baik. Berhenti melaporkan sesuatu yang merugikan dan merugikan,” jelasnya.

Ayah Rafatar Malik Ahmad dan Rayyanza Malik Ahmad ini tak menampik tudingan pencucian uang ratusan miliar rupee yang dilayangkan kepadanya berdampak pada dunia usaha. Bahkan, kabar negatif tersebut membuat banyak kliennya khawatir.

Namun, dia menegaskan pemberitaan mengenai pencucian uang tidak benar. Sultan Andara menyatakan, kekayaan yang dimilikinya kini merupakan hasil kerja kerasnya sejak usia 13 tahun.

Apa Itu TPPU? Kenali 6 Modus Pencucian Uang

Steecy, Jakarta – Selebriti sekaligus pengusaha, Rafi Ahmad, dituduh terlibat tindak pidana Pencucian Uang atau TPPU. Tuduhan itu disampaikan National Corruption Watch (NCW) dalam video yang dirilis di saluran YouTube resmi NCW. Menanggapi hal tersebut, Rafi menyebut kekayaannya merupakan hasil kerja kerasnya di dunia hiburan.

Sebenarnya kata money laundering dalam bahasa Indonesia dapat diterjemahkan sebagai “money laundering” atau yang dulu dikenal dengan istilah “money laundering”. Menurut Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2002 dijelaskan bahwa pencucian uang adalah suatu upaya untuk menyembunyikan atau menyembunyikan uang. Asal usul harta benda berasal dari kegiatan pidana sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2002.

Rafi Ahmed membantah namanya menjadi tersangka kasus pencucian uang yang viral di media sosial belakangan ini. Bersama pengacara kondang Hotman Paris, ia menjelaskan seluruh kekayaannya hingga saat ini merupakan hasil kerja kerasnya di dunia hiburan yang akhirnya dikembangkan melalui bisnisnya.

“Uang yang saya peroleh karena saya bekerja selama 13 tahun, semuanya saya lakukan selama 13 tahun. Umur saya sekarang 37 tahun, saya sudah bekerja hampir dua puluh lima tahun dan saya bersyukur kepada Tuhan, bahkan pekerjaan saya tetap sama. Itu sebuah tangga, sejauh ini bagi saya televisi dan berbagai merek percaya,” kata Rafi Ahmad dalam jumpa pers di Jakarta, Senin, 5 Februari 2024.

Lantas, apa saja metode TPUU?

1. Pelunasan pinjaman

Meminjam uang dengan meminjam uang Anda adalah metode TPU. Cara ini dijelaskan lebih lanjut dalam bentuk yang disebut Pinjaman Langsung. Cara kerja mod ini adalah dengan meminjam uang kepada perusahaan luar berupa perusahaan bayangan. Direktur dan pemegang saham perusahaan ini adalah diri mereka sendiri.

Sebagai rentenir, pelaku akan meminjam uang di cabang bank asing dengan pinjaman pribadi atau sertifikat deposito. Selain itu, pendapatannya didasarkan pada kejahatan. Belakangan diberikan bank garansi karena pinjaman tidak dilunasi.

2. Operasi Pengejaran Laut

Laporan dari Jurnal.kpk.go.id, mod ini memiliki cara yang rumit dan rumit untuk menghapus trek. Contohnya adalah Sri. Sejumlah pembayaran kemudian dilakukan, yaitu. dari Bank NY ke cabang bank di Negara B ke S, kemudian diubah menjadi sertifikat deposito untuk menjamin pinjaman dengan jumlah yang sama yang diambil oleh seseorang di Negara D. Pinjaman tersebut ke Negara O, yang dikenal sebagai surga pajak. Pinjaman tidak diterima, hanya untuk memegang sertifikat deposito. Dari Negara D, uang tersebut ditarik dari rekening pengedar narkoba ke Negara D dan didistribusikan ke sana sesuai permintaan dan bisnis ilegal. Hasil investasi ini bisa dicuci dan dilindungi.

3. Cara Transaksi Perdagangan Internasional

Pada dasarnya cara ini menggunakan dokumen L/C. Karena dokumen bank merupakan jantung operasional bank dan kondisi aset tidak diketahui, maka dokumen tersebut dapat menjadi sasaran pencucian uang. Praktik ini berupa pembuatan satu faktur besar untuk barang-barang kecil.

Selain itu metode ini melibatkan penyelundupan mata uang virtual ke negara lain. Karena cara ini mempunyai resiko perampokan, kehilangan atau penangkapan, maka digunakanlah metode transfer elektronik, yaitu mentransfer uang dari satu negara ke negara lain tanpa perpindahan fisik.

4. Bagikan mode pengeditan

Mode TPUPU lainnya adalah mode berbagi. Namun, perusahaan yang mengambil alih adalah perusahaannya. Pembelian saham ini biasanya melibatkan perusahaan asing.

5. Mode Korsel Real Estat

Dikutip dari Jurnal.kpk.go.id, cara ini dilakukan dengan cara menjual aset berkali-kali kepada perusahaan dalam satu grup. Pelaku kejahatan TPPU adalah pemilik (pemegang saham mayoritas) dari banyak perusahaan yang berbentuk real estate. Dari satu perusahaan ke perusahaan lain.

6. Prosedur investasi tertentu

Cara TPPU ini terjadi pada industri sandang, baik berupa cat maupun barang antik lainnya. Misalnya, seorang penjahat membeli sebuah lukisan dan menjualnya kepada seseorang yang sebenarnya ditugaskan oleh penjahat tersebut dengan harga tinggi. Gambar dengan nilai yang belum diberi rating dapat diatur ke nilai yang lebih tinggi dan sah. Hasil penjualan lukisan dapat digolongkan sebagai mata uang resmi.

Anand Ridho Sulistya | Haris Setywan | DWI Argentina | Intan Setivanti | Pushpita Amanda Sari | Severo Aristia Winanto

Pilihan Redaksi: Rafi Ahmed dan Dugaan Pencucian Uang Baca kegiatan TPPU dan Panitia TPPU

Barecream memegang banyak tanah, tiga mobil dan miliaran dolar dari Panaji Gumilang. Bacalah secara lengkap

Komisi Pemberantasan Korupsi membuka peluang mengusut keluarga mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam kasus tindak pidana Pencucian Uang (TPPU). Baca terus

Jika Prabowo-Gibran menang, apakah pendukung utama seperti Habiburokhman, Grace Natalie, Bahlil, Zulhas, Gus Miftah, dan Rafi Ahmed akan menjadi ulama? Baca terus

Berikut penampakan para pemain saat memilih pada pemilu 2024. Bacalah secara lengkap

Satria Gunwan alias Baba merupakan paman gembong narkoba Freddie Pratama. Bacalah secara lengkap

Dengan diambilnya harta tersebut, ia berharap Freddie Pratama mau menyerah. Baca terus

Polisi mengatakan gembong narkoba Freddie Pratama, yang saat ini melarikan diri ke Thailand, dilindungi oleh sepupunya. Baca terus

Barecream Polari mengaku sudah mengetahui di mana gembong narkoba internasional Freddie Pratama bersembunyi di Thailand. Bacalah secara lengkap

Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan dua pejabat Kementerian Pertanian yang diduga korupsi akan segera diberhentikan sementara.

Cara 10 promotor judi online ini adalah dengan memposting permainan sindikasi ke grup Facebook untuk menarik perhatian calon pemain. Baca terus

Dituding Terlibat Pencucian Uang, Raffi Ahmad Merespons Begini, Kalimatnya Tegas

Steecy, JAKARTA – Selebriti Raffi Ahmad menanggapi pemberitaan dugaan pencucian uang yang diungkap Presiden DPP National Corruption Watch (NCW) Hanifa Sutrisna.

Dia dengan keras membantah anggapan bahwa NCW melakukan pencucian uang.

BACA JUGA: Ria Ricci Ajukan Cerai dari Teuku Ryan, Raffi Ahmad Berkomentar Seperti Ini

Suami Nagita Slavina itu merasa perlu memberikan klarifikasi dan apresiasi kepada masyarakat dan pelanggan yang memiliki pertanyaan terkait hal tersebut.

Saya ingin tegaskan bahwa itu tidak benar, kata Raffi Ahmad saat memberikan keterangan kepada media di Batavia, Senin (5/2).

BACA JUGA: Raffi Ahmad Dituduh Terlibat Pencucian Uang, Hotman Paris Turun Tangan

“Kalau rumor jangan dilakukan. Tapi itu tidak benar,” ujarnya.

Pernyataan tersebut ia tambahkan untuk menjaga keimanan dirinya dan perusahaan yang ia dirikan agar tetap berjalan lancar.

Juga: Raffi Ahmad mendoakan keluarga Ria Rice

Raffi mengatakan semua tudingan NCW tidak berdasar.

NCW pun menantang, jika punya bukti, harap lapor ke pihak berwajib

“Saya kecewa dengan pencucian uang, pembukaan kasino, perjudian online, semuanya tidak benar,” kata Raffi.

Menurutnya, yang dilakukannya hanyalah make up selama 25 tahun berkiprah sebagai artis dan beberapa tahun terakhir ia telah mendirikan beberapa usaha.

“Saya bekerja sejak umur 13 tahun. Sampai sekarang, saya menabung. Enam tahun berikutnya, saya mendirikan perusahaan,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden NCW Hanifa Sutrisna mengatakan selebriti Raffi Ahmad memiliki dua belas rekening yang digunakannya untuk menerima uang hasil pencucian uang dari terduga koruptor dan terdakwa.

“Kami sudah meminta Komisi Pemberantasan Korupsi RI, Kejaksaan Agung, Kepolisian mengusut aliran uang Raffi Ahmad,” kata Hanifa. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAIN… Meski difitnah, Raffi Ahmad tetap semangat berkarya.

Raffi Ahmad dan Hotman Paris soal Motif Politik di Balik Isu Pencucian Uang: Ogah Jadi Menteri Enakan Dansa

Steecy, Jakarta Sultan Andara, Rafi Ahmed tak mau tinggal diam menghadapi keterlibatan dalam tindak pidana pencucian uang. Menurutnya, tuduhan tersebut tidak benar. Meski demikian, Rafi Ahmad tak akan membawa tudingan tersebut ke pengadilan.

Ditemani pengacara kondang Hotman Paris, ia mengaku hanya ingin mencari tahu. Jika pihak berwajib ingin mengusut perusahaannya, RANS Entertainment, Rafi Ahmad mengaku siap dan bersedia.

“Saya cuma mau klarifikasi dan Tabayun, itu saja. Silakan periksa jika Anda mau, itu saja. Saya tidak pernah ingin menyatakan apa pun, saya tidak ingin memiliki musuh. Santai saja,” katanya.

Dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (5/2/2024), Rafi Ahmed mengakui kemungkinan ada motif politik di balik kasus pencucian uang tersebut. Ingat, dia mendukung salah satu paslon di pemilu 2024.

– Ya, tidak apa-apa. Namun tujuan politik adalah untuk mewujudkan politik yang damai. Lagipula, saya juga bukan politisi. “Saya hanya berada di barisan terdepan dari salah satu paslon,” kata Rafi Ahmed.

Mengutip video wawancara di kanal YouTube Intense Investigative, Senin (2/5/2024), pelantun “Diculik” itu menilai wajar jika warga mendukung calon wakil presiden tertentu jelang pemilu 2024.

*BACA BERITA TERBARU LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Soal motivasi politik, Hotman mengingatkan Paris agar dirinya dan Rafi Ahmed tidak tergila-gila dengan pendiriannya mendukung calon wakil presiden tertentu. Sejujurnya, dia tidak tertarik menjadi menteri.

“Tetapi saya tidak ingin menjadi menteri. Dia (Rafi Ahmad-red) malah tidak mau jadi menteri. “Teruslah menari,” kata Hotman Paris. Rafi Ahmed pun mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan rumor yang menyesatkan.

“Ya, seolah-olah tidak seharusnya begitu. Artinya jika menyerang orang yang sehat. Politik adalah politik yang sehat, apalagi tanggal 14 Februari sudah sangat dekat. Lelucon ini datang dari orang-orang tidak bertanggung jawab yang ingin melebih-lebihkan, pungkas Rafi Ahmed.

Dalam hal itu, Hotman Paris menekankan pentingnya alat bukti. Tanpa bukti, tuduhan hanya akan menjadi rumor. Organisasi antikorupsi yang menyebut Rafi Ahmed dalam dugaan jaringan pencucian uang belum memberikan tanggapan.

Meski Difitnah, Raffi Ahmad Tetap Semangat untuk Bekerja

Steecy, Jakarta – Presenter Raffi Ahmad merasa difitnah dengan laporan pencucian uang.

Meski demikian, ia mengaku akan tetap semangat berkarya seperti biasanya.

Baca juga: Rumor Pencucian Uang Kartu SIM, Raffi Ahmad Diserang Kliennya

“Ini makin membuat saya bersemangat,” kata Raffi Ahmad baru-baru ini di BSD.

Suami Nagita Slavina mengaku berada dalam situasi sulit karena difitnah terkait kasus pencucian uang.

Baca juga: Gandeng Menteri Perdagangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina luncurkan kampanye beli lokal

Raffi Ahmad kembali membantah terlibat dalam kasus pencucian uang seperti yang dituduhkan Ketua DPP National Corruption Watch (NCW) Hanifa Sutrisna.

“Tidak benar. Menurut Raffi Ahmad, dia kaget saat diberitahu terlibat kasus pencucian uang.

Baca Juga: Ini Alasan Raffi Ahmad Curiga Masyarakat Tak Suka Dia Dukung Beberapa Kandidat

Raffi Ahmad kemudian mewanti-wanti masyarakat agar tidak mempercayai tudingan oknum tertentu.

“Jangan percaya pada hal-hal itu. Sama sekali tidak ada,” tambah Raffi Ahmad.

Hanifa Sutrisna, Direktur Jenderal National Corruption Watch (NCW) DPP, diduga menuduh Raffi Ahmad melakukan pencucian uang.

Ia mengaku mendapat beberapa laporan terkait tudingan Raffi Ahmad.

“Kami menerima sejumlah tuduhan pencucian uang yang dilakukan Raffi Ahmad dengan jumlah uang yang sangat besar,” kata Hanifa Sutrisna di podcast NCW.

Ratusan rekening diduga milik kakak Raffi Ahmad dan portofolio untuk tujuan pencucian uang, tutupnya. (ded/jpnn)

Raffi Ahmad Tak Akan Tempuh Jalur Hukum usai Dituduh Terlibat Pencucian Uang

JAKARTA – Rafi Ahmad mengaku tak akan menempuh jalur hukum setelah dituduh terlibat pencucian uang senilai ratusan miliar rupee. Dia memutuskan untuk tidak memberitakan soal partai yang menyebarkan berita menyesatkan.

Meski sempat dituding terlibat pencucian uang, Rafi mengaku ingin hidup damai. Suami Nagita Slavina ingin mendapat masalah dengan orang lain, apalagi harus berurusan dengan hukum.

Alih-alih memberi tahu polisi, Rafi malah menggelar konferensi pers dan merasa itu sudah cukup. Sebab, artis berusia 36 tahun itu sempat melontarkan tuduhan pencucian uang di depan media.

“Kalau saya, saya hanya ingin perdamaian, saya tidak ingin ada masalah dengan orang masa lalu. Saya (tidak melaporkannya),” kata Rafi di kawasan Tendian, Jakarta Selatan, Senin (5/2/2024). , ,

“Dan tujuan saya hanya klarifikasi dan tobat. Saya tidak mau lapor, itu sudah cukup,” imbuhnya.

Di sisi lain, artis berusia 36 tahun itu menduga ada unsur politik dalam tudingannya saat mendukung salah satu calon presiden pada Pilpres 2024. Namun, dia memutuskan untuk tidak menjadikan hal ini sebagai masalah demi pemilu yang damai.

“Iya oke, kita berpolitik damai saja ya, saya bukan politikus. Tapi saya hanya calon terdepan bagi beberapa calon,” jelasnya.

“Iya saya yakin netizen itu pintar. Jadi tahu mana yang benar dan mana yang salah,” tutupnya.

Sekadar informasi, izinkan kami memberi tahu Anda bahwa tuduhan pencucian uang yang dilakukan Rafi Ahmed pertama kali terungkap dari pernyataan DPP National Corruption Watch (NCW) Hanifa Sutrisna di akun TikTok @nationalcorruption. Pernyataan ini langsung menjadi viral.

Jumlah pencucian uang yang dikenakan kepada artis berusia 36 tahun itu sangat besar hingga mencapai ratusan miliar rupee.

Soal Tudingan kepada Raffi Ahmad, NCW Bantah Punya Tendensi Politik

Hanifa Sutrisna, Ketua National Corruption Watch (NCW) DPP, menampik tudingan tendensi politik dalam mengungkap dugaan kasus pencucian uang terhadap Raffi Ahmad.

Hanifa Sutrisna menggelar jumpa pers terkait hal tersebut di kawasan Pancoran. Jakarta Selatan Pada Senin (5/1)

Baca Juga: Raffi Ahmad Bicara Kemungkinan Laporkan Dirinya ke Polisi

Hanifa menjelaskan, pernyataan NCW terkait kasus pencucian uang tidak ada hubungannya dengan kedekatan Raffi. Ahmad dan beberapa calon presiden

“Mari kita lihat, teman-teman. Akankah ada hiasan politik di kantor kita?” kata Hanifa.

BACA JUGA: Raffi Ahmad dituduh melakukan pencucian uang keengganan untuk mengambil tindakan hukum

Ia menyatakan partainya menjiplak seluruh foto calon presiden dan wakil presiden sebagai hiasan di studionya tanpa merendahkan satu pun pasangan calon.

Hanifa menyadari lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang didirikannya sangat vokal terhadap korupsi.

BACA JUGA: 3 Berita Artis Terpanas: Hotman Sapa Raffa Ahmad, Teuku Ryan Bungkam

Termasuk menghimbau agar pemilihan calon presiden dan wakil presiden bebas dari korupsi dan nepotisme.

Namun, dia menegaskan, pidato tersebut tidak bermaksud untuk menyudutkan pihak mana pun. Namun menjadi pengingat untuk memilih pasangan calon yang terbaik.

Hanifa menyatakan NCW hanya menjalankan perannya sebagai LSM yang netral. dan mengungkapkan berbagai keluhan masyarakat.

“Kami selalu mengatakan pilihlah pemimpin yang tidak memiliki kecurigaan korupsi dan nepotisme,” kata Hanifa.

“Kalau mengarah ke salah satu calon. Biarkan masyarakat yang memutuskannya,” imbuhnya.

NCW sebelumnya mencurigai Raffi Ahmad sebagai dalang pencucian uang.

Klaim ini disampaikan NCW melalui podcast di saluran YouTube resminya.

Tak terima, Raffi Ahmad pun membantah tegas tudingan NCW terhadap dirinya.

Ia menduga NCW cenderung politis mengangkat topik tersebut karena kedekatannya dengan salah satu paslon.

Raffi Ahmad bersama pengacaranya Hotman Paris juga sedang mencari bukti atas tuduhannya.(mcr31/jpnn) Jangan lewatkan video terbaru:

Dituding Lakukan Pencucian Uang, Raffi Ahmad Tak Akan Lapor Polisi

Jakarta –

Pak Raffi Ahmad selalu membantah dirinya terlibat kasus pencucian uang. Katanya itu fitnah yang sangat keji. Raffi Ahmad menjelaskan, dirinya tidak akan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Tidak, saya tidak mau membawa kasus ini ke dunia hukum, tidak seperti itu, kata Raffi Ahmad saat ditemui di Jakarta Selatan, Senin (5/2/2024).

Dalam kesempatan itu, Pak Raffi Ahmad yang mendampingi Hotman Paris mengaku hanya ingin mengklarifikasi isu yang tidak benar tersebut. Karena ini tentang reputasinya.

“Niat saya hari ini untuk mengklarifikasi bahwa masalah ini tidak benar, saya tidak ada niat untuk melaporkan masalah tersebut, karena ini menyangkut kredibilitas saya dan kredibilitas perusahaan saya. Banyak klien saya yang menanyakan hal ini, jadi saya merasa harus melakukannya. lakukan itu, berikan klarifikasi ini,” jelasnya lagi.

Rafi Ahmad pun tak mau menebak-nebak siapa yang pertama kali memulai masalah ini. Baginya, itu tidak penting lagi.

“Saya tidak mau berspekulasi soal masalah ini, saya tidak mau berpikiran buruk, intinya saya jelaskan karena banyak pelanggan yang menanyakan hal ini kepada saya,” jelasnya lagi.

Bagi Raffi Ahmad, kerja keras dan kejujuran menjadi salah satu kunci kesuksesan selama ini. Ia mengatakan, seluruh uang yang masuk ke rekening dirinya dan perusahaannya dapat dipertanggungjawabkan.

“Insya Allah semua bisa diperhitungkan dari segi cash flow, kalau mau dicek ya lakukan karena itu benar-benar hasil kerja keras saya,” jelasnya lagi. (wes/pantat)