11 PTN dengan Biaya Kuliah Jurusan Kedokteran Termurah di Jalur SNBP 2024

JAKARTA – Inilah 11 PTN obat termurah dalam SNBP 2024. Diketahui, layanan kesehatan atau sistem reproduksi (prodi) menjadi salah satu layanan termahal di Indonesia dan dunia.

Kedokteran juga menjadi salah satu program studi yang dapat dipilih dalam Seleksi Merit Nasional (SNBP) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) 2024. Biaya kuliah program kedokteran PTN lebih murah dibandingkan kampus swasta.

Meski pihak sekolah belum mengumumkan silabus untuk tahun 2024, namun silabus di sebagian besar PTN masih sama seperti tahun lalu. Artikel kali ini akan membahas daftar PTN termurah untuk spesialisasi kedokteran berdasarkan rangkuman di laman resmi masing-masing. dengarkan!

11 PTN dengan spesialisasi kedokteran termudah di SNBP 2024

1. Universitas Hasanuddin (Unhas)

Departemen Kesehatan Unhas terakreditasi oleh BAN-PT Level A. Berikut UKT Fakultas Kedokteran Unhas Tahun 2023.

A.Grup 1 : Rp0

B. Kelompok 2 : Rp 1.000.000

C.Grup 3 : Rp3.000.000

D. Kelompok 4 : Rp 5.000.000

E. Kelompok 5 : Rp 8.000.000

F. Kelompok 6 : Rp 14.000.000

G. Kelompok 7 : Rp 20.000.000

H. Kelompok 8 : Rp 25.000.000

2. Universitas Jenderal Sudirman (Unsoed)

PTN ini berlokasi di Purwokardo, Jawa Tengah dan memiliki departemen medis yang unggul. Biaya kuliah sudah termasuk UKT dan satu biaya kuliah per semester, sebagai berikut:

A. Kelompok 1 : Rp 500.000

B. Kelompok 2 : Rp 1.000.000

C.Grup 3 : Rp7.100.000

D. Kelompok 4 : Rp 9.450.000

E. Kelompok 5 : Rp 15.000.000

F.Grup 6 : Rp16.500.000

G.Grup 7 : Rp17.500.000

3. Universitas Gadjah Mada (UGM)

Pada tahun 2023, UKT UGM akan dipecah menjadi dua, yakni UKT Perguruan Tinggi UGM dan UKT Perguruan Tinggi Pembina UGM. Informasi selengkapnya adalah sebagai berikut:

UKT Perguruan Tinggi UGM didirikan dengan mempertimbangkan pemerataan untuk mewujudkan pendidikan berkualitas yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Dukungan UKT perguruan tinggi dan UGM berupa 100%, 75%, 50% atau 25% dari jumlah UKT perguruan tinggi.

Berikut biaya pendidikan jalur SNBT tahun 2024:

A. UKT Perguruan Tinggi : Rp 24.700.000

B. Bantuan UKT Perguruan Tinggi 25% : Rp 18.525.000

C. Bantuan UKT Perguruan Tinggi sebesar 50% : Rp 12.350.000

D. Hibah UKT Perguruan Tinggi 75% : Rp 6.175.000

E. Dukungan pendidikan tinggi 100% UKT: Rp 0

ITB Gandeng Pinjol untuk Cicilan UKT, Otonomi PTNBH Perlu Dikaji Ulang

JAKARTA – Langkah Institut Teknologi Bandung (ITB) yang menggandeng penyedia layanan pinjaman online (Pinjol) untuk mencicil pembayaran uang sekolah tetap (UKT) mahasiswa menyita perhatian banyak kalangan. Langkah ini dipandang sebagai cara cepat untuk menjebak mahasiswa dalam siklus utang.

“Kami meyakini program iuran UKT dengan Pinjol merupakan jalan pintas dan merugikan mahasiswa. Bagi mahasiswa yang tidak mampu terpaksa memilih opsi ini, dan bagi mahasiswa nakal opsi ini bisa digunakan untuk keperluan lain.” hari ini yang menderita adalah pelajar dan walinya,” kata Ketua Komite X DPR Sajaful Hooda, Selasa, 30 Januari 2024.

Hooda mengatakan ITB sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) berhak menjalin kerjasama dengan pihak ketiga dalam proses penyelenggaraan pendidikan.

Namun kerja sama tersebut tidak boleh menimbulkan potensi kerugian atau beban khususnya bagi mahasiswa. “Kalau Pinjol, meski tidak ada jaminan dan uang muka, pasti ada bunganya. Kita dengar kalau modal pinjaman Rp 12,5 juta dan jangka waktunya 12 bulan, maka pelajar harus mencicil per bulan Rp 1.291.667 , atau total Rp 15.500.000 per tahun,” ujarnya.

Huda melanjutkan, seperti PTNBH, ITB juga berhak menentukan sendiri besaran UKT mahasiswanya. Namun menurut Keputusan No. 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi, Pasal 65 Ayat 4, PTNBH harus tetap dapat diakses oleh masyarakat untuk pelaksanaan fungsi pendidikannya.

“Saat ini, beberapa PTNBH masih mengandalkan biaya pendidikan siswa sebagai sumber pendanaan utama. Padahal diberi mandat yang relatif luas untuk menjajaki sumber pendanaan di luar APBN,” ujarnya.

Hooda mengatakan sebagian besar mahasiswa saat ini merasa biaya kuliah di universitas nasional masih cukup memberatkan. Situasi ini membuat mental mereka tertekan.

“Survei Proyek Multatuli di Yogyakarta menunjukkan mayoritas responden (74,22%) menilai biaya pendidikan terlalu memberatkan. Situasi ini perlu diwaspadai pemerintah agar bisa diambil langkah revolusioner untuk mengatasinya,” ujarnya. . “

Politisi PKB ini menilai perlu mengkaji perubahan Peraturan Pemerintah (VP) Nomor 58 Tahun 2013 yang mengacu pada bentuk dan mekanisme pembiayaan perguruan tinggi nasional sebagai badan hukum, khususnya terkait otonomi pengelolaan pendanaan.

Ia menilai otonomi dalam pengelolaan sumber pendanaan pendidikan tidak boleh berujung pada munculnya komersialisasi pendidikan dan membebani peserta didik.

Biaya Kuliah di ITS Jika Lolos SNBP dan SNBT 2024 untuk Semua Jurusan

JAKARTA – Berikut rincian biaya pendidikan ITS semua jurusan bagi mahasiswa yang diterima SNBP dan SNBT 2024. Temukan biaya kuliah untuk jurusan yang ingin Anda pelajari di sini.

Biaya kuliah menjadi faktor penting yang perlu dipertimbangkan bagi lulusan SMA dan sederajat yang ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Baca Juga: Biaya Teknik Elektro di Empat Kampus Daerah, ITB, UI, UGM dan ITS

Bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di perguruan tinggi negeri, biaya pendidikan dikenal dengan Biaya Pendidikan Kesatuan (UKT) yang besarannya berbeda-beda sesuai dengan kemampuan finansial mahasiswa.

Biaya kuliah ITS

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggunakan sebagian biaya pendidikan yang disebut UKT yang terbagi dalam tujuh kategori.

Bagian ini disusun berdasarkan kemampuan finansial orang tua mahasiswa ITS dan dibayarkan setiap semester.

Indeks keterampilan ditentukan ketika calon mahasiswa memasuki proses daftar ulang, demikian dikutip laman ITS, Minggu (28/1/2024).

Baca Juga: Detail Biaya Kuliah Universitas Dian Nuswantoro, Ini Biayanya

UKT tersedia bagi seluruh calon mahasiswa yang diterima di berbagai program studi melalui SNBP, kecuali program studi doktoral dan program studi joint degree dengan kategori poin khusus.

Biaya pendidikan SNBP Jalur 2024 ITS untuk program studi lainnya

Tahap 1 : Rp 500.000

Tahap 2 : Rp 1.000.000

Tahap 3 : Rp 2.500.000

Tahap 4 : Rp 4.000.000

Tahap 5 : Rp 5.000.000

Tahap 6 : Rp 6.000.000

Bagian 7 : Rp 7.500.000

Untuk program studi kedokteran sarjana

Tahap 1 : Rp 500.000

Tahap 2 : Rp 1.000.000

Tahap 3 : Rp 2.500.000

Tahap 4 : Rp 10.000.000

Tahap 5 : Rp 15.000.000

Bagian 6 : Rp 20.000.000

Melalui Program Studi Double Degree ITS-Jerman di bidang Teknik Sistem Perkapalan

Tahap 1 : Rp 20.000.000

Biaya Pendidikan ITS Jalur SNBT 2024 Untuk program studi lainnya

Tahap 1 : Rp 500.000

Tahap 2 : Rp 1.000.000

Tahap 3 : Rp 2.500.000

Tahap 4 : Rp 4.000.000

Tahap 5 : Rp 5.000.000

Tahap 6 : Rp 6.000.000

Bagian 7 : Rp 7.500.000

Untuk program studi kedokteran sarjana

Tahap 1 : Rp 500.000

Tahap 2 : Rp 1.000.000

Tahap 3 : Rp 2.500.000

Tahap 4 : Rp 10.000.000

Tahap 5 : Rp 15.000.000

Bagian 6 : Rp 20.000.000

Melalui Program Studi Double Degree ITS-Jerman di bidang Teknik Sistem Perkapalan

Tahap 1 : Rp 20.000.000

Berikut informasi biaya pendidikan tahun 2024 untuk seluruh jurusan ITS jalur SNBP dan SNBT. Kami harap informasi ini bermanfaat.

Geger! ITB Tawarkan Bayar Uang Kuliah Pakai Pinjol DanaCita, Begini Pesan OJK

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan platform PT Inclusive Finance Group (DanaCita) telah disetujui dan legal untuk platform peer-to-peer atau financial technology (fintech P2P) lending. Meski demikian, Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Kepala Eksekutif Bidang Perilaku dan Perlindungan Konsumen OJK, Friederika Vidyasari Devi mengatakan, akan terus memantau pinjaman dana pendidikan.

“Tapi tentu kita harus perhatikan, karena ini jangka pendek ya, tapi pembiayaan pendidikan harusnya jangka panjang.. jadi kita lihat saja, kita akan terus membuat rencana untuk melihat bagaimana hal itu terjadi. akan terjadi,” kata Direktur OJK yang di media sering disebut dengan Kiki’s Briefing on the KOO Rulebook (POIC) no. 22 Tahun 2023, Kamis (1 Februari 2024).

Sebelumnya, Danacita dan Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama sehingga menyepakati Danacita akan memberikan solusi alternatif bagi mahasiswa ITB dalam membayar biaya pendidikan. MoU tersebut bertujuan untuk memberikan keleluasaan kepada mahasiswa yang tidak mampu membayar biaya kuliah langsung (UKT).

Meski begitu, Kiki dari OJK melihat masih terdapat kejanggalan apakah kondisi tersebut sesuai dengan karakteristik siswa dan kebutuhannya.

Di sisi lain, Penyedia Jasa Keuangan (PUJK) juga memantau apakah syarat tersebut akan terpenuhi, kata Kiki.

Sementara itu, Kiki menegaskan, yayasan pendidikan ini tidak boleh menawarkan atau bahkan “memaksa” produk yang tidak sesuai, tidak layak, dan tidak mungkin dibayar. “Ini juga berbahaya, hati-hati,” tambah Kiki.

Catatan: Pada tanggal 26 Januari 2024, OJK menelepon Danacita untuk meminta penjelasan permasalahan tersebut. Danacita dikenal sebagai penyedia layanan teknologi informasi berbasis pembiayaan partisipatif (LPBBTI) yang mendapat persetujuan (legal) dari OJK pada 2 Agustus 2021 dan bergerak di bidang penyediaan layanan pembiayaan pendidikan.

Berdasarkan keterangannya, Danacita telah bermitra dengan ITB untuk memberikan opsi Uniform Tuition Funding (UCT) kepada mahasiswa ITB. Kerja sama ini dilakukan dengan tujuan memberikan solusi bagi mahasiswa yang kesulitan membayar UKT.

Pinjaman baru diberikan jika ada permohonan dari mahasiswa yang memenuhi persyaratan dan lulus studi kelayakan Dancita.

Berdasarkan kajian OJK, manfaat ekonomi (bunga) yang dikenakan Danacita sesuai dengan SEOJK nomor 19/SEOJK.06/2023. Danasita juga menyampaikan bahwa kerja sama Danasita dengan ITB dalam bentuk pendanaan untuk mahasiswa bukanlah yang pertama, namun juga telah dilakukan dengan universitas lain.

Menindaklanjutinya, OJK meminta Danacit untuk terus fokus pada aspek ketekunan dan transparansi penyaluran dana serta terus meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap hak dan tanggung jawab konsumen, termasuk aspek risiko dan seluruh aspek perlindungan konsumen lainnya. . OJK akan memantau secara berkala pelaksanaan permasalahan tersebut.