Pencapaian Wuling sebagai Produsen Mobil Listrik di Indonesia

JAKARTA – Tujuh tahun setelah memasuki pasar mobil Indonesia, Wuling memenuhi kewajiban investasinya di Indonesia, salah satunya adalah berpartisipasi di pasar kendaraan listrik Indonesia.

Hal ini dicapai melalui produk kendaraan listrik produksi lokal yang berbasis di Wuling Sikarang (Jawa Barat, Indonesia).

Produk kendaraan listrik pertama di Indonesia, Air ev, membuktikan inisiatif ini membuahkan hasil. Air EV akan diluncurkan pada Agustus 2022 dan mencapai 8.053 unit pada akhir tahun 2022. Penjualannya melampaui 13.000 unit pada akhir tahun 2023, sehingga terus mempertahankan posisi terdepan dalam penjualan mobil domestik. Pasar kendaraan listrik.

Wuling Motors saat ini berupaya menjaga harga kendaraan listriknya di level termurah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memproduksi baterai secara lokal untuk mengurangi ketergantungan impor.

Wuling Aviation EV Lite saat ini menjadi mobil listrik termurah di Indonesia yang dibanderol Rp 180 jutaan. Saat ini Air ev berstatus kendaraan listrik buatan Indonesia dan nilai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) Air ev melebihi 40%.

Dian Asmahani, Brand and Marketing Director Wuling Motors, menegaskan pihaknya berharap bisa mencapai TKDN sebesar 60%. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan memproduksi baterai secara lokal.

“Kita patuhi (peraturan pemerintah). Ketenagalistrikan sendiri (TKDN) saat ini di angka 40%. Kita di angka 60% dari (TKDN),” kata Dian baru-baru ini.

Sementara kendaraan listrik kedua Wuling, Binguo EV yang diluncurkan pada Desember 2023 juga diproduksi di Cikarang, Jawa Barat, dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) saat ini sebesar 47,5%.

Proses pemeriksaan TKDN dilakukan oleh PT Surveyor Indonesia. Melalui akuisisi ini, kendaraan listrik Bingo menikmati manfaat PPN yang sama seperti Air ev.