Wuling Indonesia Rilis Teaser Mobil Baru, Bakal Melantai di IIMS 2024?

Steecy , Jakarta – Vuling Motors Indonesia merilis video teaser mobil terbarunya. Video singkat ini diunggah di akun Instagram resmi @vulingmotorsid, dan terdapat tiga video berbeda yang memperlihatkan beberapa bagian pada mobil barunya ini.

Pada video pertama, terlihat logo Wooling tersemat di bagian depan mobil, yang tampak ditempatkan pada penutup port charger mobil. Kemudian video ini juga memperlihatkan langit biru dengan banyak awan.

Selanjutnya video lain memperlihatkan pelek mobil baru ini yang desainnya mirip dengan pelek Binguo EV, namun jumlah tutupnya hanya 5, berbeda dengan Binguo EV yang memiliki 8. Sekali lagi, video ini memperlihatkan langit. dan awan.

Video teaser terbaru memperlihatkan bagian belakang, khususnya lampu belakang mobil baru ini. Modul lampu belakang memiliki susunan dua lampu horizontal. sebuah lampu kecil diletakkan secara vertikal, dan di sampingnya terdapat lampu memanjang seperti huruf L yang tampak memanjang dari kiri ke kanan.

Mengutip tiga video teaser, Tempo berspekulasi mobil baru tersebut adalah Vuling Cloud EV. Kemunculan langit dan awan di kedua video teaser tersebut menunjukkan nama mobil tersebut, yakni Cloud yang artinya awan.

Kabar kehadiran Cloud EV semakin santer setelah sebelumnya diketahui Wuling mendaftarkan desain mobil listrik barunya untuk pasar Indonesia. Hal tersebut diketahui dari Berita Resmi Desain Industri Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Desain mobil listrik baru Wooling telah didaftarkan dalam Berita Resmi Desain Industri no. 54/DI/2023. Desain ini terdaftar dengan nomor permohonan A00202304080 yang diajukan oleh SAIC GM Wuling Automobile Co., Ltd., yang berlokasi di Guangxi, Tiongkok.

Dalam data tersebut, mobil ini terlihat mirip dengan Baojun Cloud atau Wuling Cloud EV yang dijual di negaranya. Selain itu, Wuling juga mendaftarkan nama Cloud EV di database kekayaan intelektual Kementerian Hukum dan HAM dengan nomor permohonan DID2023081672.

Berdasarkan laman Carnevschina, Cloud EV pertama kali diluncurkan di China pada 10 Agustus 2023. Hatchback elektrik lima tempat duduk ini hadir dalam empat versi yakni 360 Plus, 360 Pro, 460 Pro, dan 460 Max.

Cloud EV berukuran panjang 4.295 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.652 mm, dan jarak sumbu roda 2.700 mm. Semua tipenya dibekali motor listrik yang menghasilkan tenaga 100 kV atau sekitar 134 HP dan torsi 200 Nm.

Mobil listrik ini memiliki dua jarak tempuh yakni 360 km dan 460 km yang masing-masing menggunakan baterai lithium-iron-phosphate berkapasitas 37,9 kWh dan 50,6 kWh. Pengisian daya dengan fast charge membutuhkan waktu 30 menit dari 30 hingga 80 persen.

Dari segi tampilan, Cloud EV ini memiliki desain berlapis layaknya awan di langit. Mobil listrik ini menggunakan atap gantung dan gagang pintu yang rata dengan bodi. Lalu ada sunroof, spoiler ducktail di bagian atas belakang, dan velg berukuran 18 inci.

Masuk ke dalam kabin, Cloud EV menggunakan kombinasi two-tone dengan panel instrumen LCD persegi panjang berukuran 8,8 inci dan panel infotainment berukuran 15,6 inci. Terdapat fitur-fitur terkini pada mobil ini, seperti pengenalan atau interaksi suara, kendali jarak jauh melalui aplikasi, kendali jelajah adaptif, dan sistem audio 6 speaker.

Selain itu, hatchback elektrik ini memiliki pencahayaan ambient dengan 256 warna, pengisian daya nirkabel, dan tailgate elektrik. Kursi Cloud EV memiliki desain cloud sofa, kursi belakang dapat diatur sudut 135 derajat, serta terdapat 18 kompartemen penyimpanan.

Di China, Cloud EV dijual dengan harga berkisar antara 95.800 hingga 123.800 yuan atau sekitar Rp 200 jutaan hingga Rp 269 jutaan.

Perkiraan terbaru Tempo, kemungkinan besar Vuling Cloud EV akan debut di IIMS 2024. Kehadiran Cloud EV akan bersaing dengan kompetitor sekelasnya seperti MG 4 EV dan BID Dolphin. Pilihan Editor: Dapat Keringanan Pajak, Harga Wuling Binguo EV Turun Rp 30 Jutaan

Ingin berbicara dengan redaksi tentang artikel di atas? Yuk gabung di Membership.Steecy/communitas, pilih grup GoOto

PT PLN (Persero) menyatakan telah mendirikan 1.124 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 776 titik di seluruh Indonesia. Lebih terinci

Chery Omoda E5 dibanderol Rp 498,8 juta. 2.000 pengguna pertama mendapatkan harga spesial hanya Rp 488,8 juta. Lebih terinci

PT Suzuki Indomobil Sales berhasil mencatatkan lebih dari 1.200 pesanan kendaraan atau SPK untuk Jimni 5 pintu. Baca selengkapnya

Mitsubishi juga memberikan cashback hingga Rp 10 juta untuk pembelian Xforce di IIMS 2024. Baca Selengkapnya

Presiden Jokowi menyempatkan test drive mobil listrik MG Makus 9 di Indonesia International Motor Show atau IIMS 2024. Baca selengkapnya

Menteri Perindustrian Agus Gumivang Kartasasmita mengatakan VinFast akan memulai pembangunan pabriknya di Indonesia pada tahun ini. Lebih terinci

Executive Vice President PT Cheri Sales Indonesia (CSI) Zeng Shuo berambisi menjadikan pihaknya sebagai merek China nomor satu di Indonesia. Lebih terinci

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) memberikan promosi penjualan mobil di Indonesia International Motor Show atau IIMS 2024. Baca selengkapnya

Sejumlah penjual menawarkan Suzuki Jimny 5 pintu dengan harga Rp 530 jutaan di IIMS 2024, meski harga termahalnya hanya Rp 470 jutaan. Lebih terinci

Memasuki pasar mobil listrik Indonesia, VinFast Auto menyimpulkan harga yang kompetitif menjadi kuncinya. Lebih terinci

Mobil Listrik Wuling Binguo EV Dapat Insentif PPN, Harganya Turun, Wow!

Steecy, JAKARTA – Wuling Motors mengumumkan kendaraan listrik keduanya, Binguo EV, telah mendapatkan sertifikasi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) oleh PT. Peneliti Indonesia dan menemukan hasil sebesar 47,5 persen.

Dengan demikian, Wuling Binguo EV telah memenuhi syarat untuk mendapatkan insentif pajak pertambahan nilai (PPN).

Baca Juga: Model Baru Pengisian AC Wuling Binguo EV, Bisa Diisi Daya di Rumah, Dibanderol Rp 317 Jutaan

Kemenangan ini tidak hanya menegaskan komitmen Wuling dalam mendukung industri otomotif tanah air, tetapi juga menjadikan Binguo EV sebagai salah satu kendaraan listrik produksi Indonesia yang memenuhi persyaratan PPN, kata Sales and Marketing Director Wuling Motors Dian Asmahani. Pernyataannya. , Senin.

Alhasil, harga kendaraan listrik Binguo EV Long Range AC naik dari Rp 348 juta menjadi Rp 317 juta setelah mendapat insentif PPN.

Baca Juga: Wuling Binguo EV Edisi Mickey Mouse, Bagaimana?

Kemudian model Binguo EV Long Range AC/DC dibanderol mulai Rp 358 jutaan hingga Rp 326 jutaan, dan model teratas Premium Range AC/DC dibanderol mulai Rp 408 jutaan hingga Rp 372 jutaan.

Dian menambahkan, Wuling terus berkomitmen dengan semangat ‘Drive For A Green Life’ untuk memadukan inovasi dan performa untuk Indonesia hijau dengan produk buatan pabriknya di Cikarang, Jawa Barat.

Baca Juga: Wuling Binguo EV Tawarkan Garansi Seumur Hidup, Perhatikan Ini

Sejalan dengan itu, pabrik Wuling telah menerapkan Global Manufacturing System (GMS) yang memungkinkan Wuling mencapai efisiensi proses produksi dan menghasilkan produk berkualitas tinggi.

Pabrik tersebut juga didukung dengan berbagai fasilitas teknologi modern.

Untuk mendukung semuanya, Wuling dengan bangga menawarkan ketenangan pikiran kepada pengguna Binguo EV dengan Garansi Komponen Inti EV Seumur Hidup, yang mencakup daya baterai, catu daya, dan pengontrol, terlepas dari apakah mereka memilih model Long Range atau Premium Range.

Garansi seumur hidup ini hanya berlaku bagi pengguna atau pemilik pribadi Binguo EV dalam kondisi baru (bukan mobil berfungsi atau hasil modifikasi tangan) dan jarak tempuh maksimal 30.000 kilometer per tahun.

Kendaraan listrik bekas diservis secara berkala di jaringan bengkel resmi Wuling, dengan menggunakan suku cadang asli dari Wuling.

Kini Binguo EV juga memiliki harga kepemilikan yang murah yakni Rp 3,8 juta untuk jarak tempuh hingga 105.000 km dan garansi standar 3 tahun atau hingga 100.000 km. (rdo/jpnn)

Baca artikel lainnya… Kini, garansi seumur hidup berlaku untuk semua model Wuling Binguo EV

Pencapaian Wuling sebagai Produsen Mobil Listrik di Indonesia

JAKARTA – Tujuh tahun setelah memasuki pasar mobil Indonesia, Wuling memenuhi kewajiban investasinya di Indonesia, salah satunya adalah berpartisipasi di pasar kendaraan listrik Indonesia.

Hal ini dicapai melalui produk kendaraan listrik produksi lokal yang berbasis di Wuling Sikarang (Jawa Barat, Indonesia).

Produk kendaraan listrik pertama di Indonesia, Air ev, membuktikan inisiatif ini membuahkan hasil. Air EV akan diluncurkan pada Agustus 2022 dan mencapai 8.053 unit pada akhir tahun 2022. Penjualannya melampaui 13.000 unit pada akhir tahun 2023, sehingga terus mempertahankan posisi terdepan dalam penjualan mobil domestik. Pasar kendaraan listrik.

Wuling Motors saat ini berupaya menjaga harga kendaraan listriknya di level termurah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memproduksi baterai secara lokal untuk mengurangi ketergantungan impor.

Wuling Aviation EV Lite saat ini menjadi mobil listrik termurah di Indonesia yang dibanderol Rp 180 jutaan. Saat ini Air ev berstatus kendaraan listrik buatan Indonesia dan nilai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) Air ev melebihi 40%.

Dian Asmahani, Brand and Marketing Director Wuling Motors, menegaskan pihaknya berharap bisa mencapai TKDN sebesar 60%. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan memproduksi baterai secara lokal.

“Kita patuhi (peraturan pemerintah). Ketenagalistrikan sendiri (TKDN) saat ini di angka 40%. Kita di angka 60% dari (TKDN),” kata Dian baru-baru ini.

Sementara kendaraan listrik kedua Wuling, Binguo EV yang diluncurkan pada Desember 2023 juga diproduksi di Cikarang, Jawa Barat, dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) saat ini sebesar 47,5%.

Proses pemeriksaan TKDN dilakukan oleh PT Surveyor Indonesia. Melalui akuisisi ini, kendaraan listrik Bingo menikmati manfaat PPN yang sama seperti Air ev.