Terbukti secara Ilmiah, Menulis dengan Tangan Lebih Dahsyat ketimbang Mengetik

Wecome Steecy di Situs Kami!

JAKARTA – Menulis dengan tangan terbukti meningkatkan daya ingat otak. Demikian hasil penelitian Universitas Sains dan Teknologi Norwegia yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Psychology. Terbukti secara Ilmiah, Menulis dengan Tangan Lebih Dahsyat ketimbang Mengetik

Keutamaan Baca Alfatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nas 7 Kali Usai Salat Jumat

Dalam penelitian ini, aktivitas otak 36 siswa dicatat. Pada awal percobaan, siswa diminta menulis dengan tangan menggunakan pena digital di layar sentuh atau mengetik kata yang sama dengan keyboard. Ketika kata “hutan” atau “kelinci” muncul di layar, mereka memiliki waktu 25 detik untuk menulis atau mengetiknya.

Sedangkan topi dengan sensor di kepala mengukur gelombang otak. Sebanyak 256 elektroda dipasang di kulit kepala dan merekam sinyal listrik otak siswa, termasuk sel otak aktif dan bagian otak yang saling berkomunikasi.

“Temuan utama kami adalah tulisan tangan mengaktifkan hampir seluruh otak dibandingkan mengetik yang hanya mengaktifkan otak. Otak kurang aktif saat menekan tombol di keyboard dibandingkan saat membuat huruf dengan tangan,” kata Audrey van der Meer. , salah satu penulis penelitian ini sekaligus profesor neuropsikologi di NTNU, dilansir NBC News, Rabu (31/1/2024).

Secara khusus, penelitian menunjukkan bahwa tulisan tangan memerlukan komunikasi antara korteks visual, sensorik, dan motorik otak. Orang yang menulis dengan pena digital harus melihat huruf-hurufnya, kemudian menggunakan keterampilan motorik halusnya untuk mengontrol gerakan saat menulis. “Saat Anda harus membuat huruf dengan tangan Anda, ‘A’ terlihat sangat berbeda dari ‘B’ dan memerlukan pola gerakan yang sangat berbeda,” kata van der Meer.

Sebaliknya, saat mengetik, tombol-tombolnya terlihat hampir sama, apa pun hurufnya. Hasilnya, penelitian tersebut menemukan bahwa mengetik membutuhkan lebih sedikit aktivitas otak di korteks visual dan motorik. “Karena hanya sebagian kecil otak yang aktif saat mengetik, otak tidak memerlukan komunikasi antar area berbeda”, kata van der Meer.

Penelitian Van der Meer sebelumnya terhadap anak-anak dan dewasa muda juga menunjukkan bahwa otak manusia lebih aktif saat menulis dengan tangan dibandingkan saat mengetik. Sebuah studi tahun 2017 dari Indiana University juga menunjukkan bahwa tulisan tangan dapat menghubungkan keterampilan visual dan motorik, sehingga berpotensi membantu anak-anak mengenali huruf dengan lebih baik. Terbukti secara Ilmiah, Menulis dengan Tangan Lebih Dahsyat ketimbang Mengetik

Namun, masih sedikit bukti yang menunjukkan apakah mencatat dengan kertas atau laptop dapat membantu orang mengingat dan memahami informasi dengan lebih baik di kelas atau meningkatkan kinerja mereka dalam ujian.