Ternyata Banyak PNS Menganggur, Kok Bisa?

Sugeng rawuh Steecy di Portal Ini!

Steecy, Menteri Akreditasi dan Pendayagunaan Aparatur Negara (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengatakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di masing-masing kementerian melakukan pengawasan dan pengendalian organisasi kerja/teratur sehingga tidak ada ruang kerja. . antar ASN. Azwar Anas dalam Rapat Inspeksi dan Manajemen baru-baru ini mengatakan: “Manajemen kerja juga akan diselidiki untuk mengelola pekerjaan dalam satu kantor dan mendistribusikan listrik, kadang-kadang orang sangat sibuk tetapi ada juga yang tidak bekerja.” , Selasa (6/2/2024). Ternyata Banyak PNS Menganggur, Kok Bisa?

Menurut dia, karena listrik tidak terdistribusi dengan baik sehingga pekerjaan tidak terlaksana dengan baik, maka pengelolaan pekerjanya berkurang.

Selain itu, ia menekankan agar setiap kementerian dan setiap DPR menjalin relasi antar aktor penerapan kebijakan sistem merit.

MenPANRB mengungkapkan bahwa ketika kementerian dan universitas mengajukan permohonan tunjangan operasional kepada KemenPANRB, mereka selalu mendapati kementerian dan universitas memiliki sistem merit yang tidak memadai. IHSG Hari Ini Diproyeksi Bergerak Sideways di Kisaran 7.175-7.250

“Sistem merit menjadi bagian dari pembahasan. Ibarat Kementerian Perumahan Rakyat meminta kita menaikkan tunjangan, ketika kita lihat ternyata rata-rata sistem merit di berbagai Kementerian Perumahan Rakyat kurang ideal,” tuturnya. Sistem Merit

Oleh karena itu, MenPANRB menekankan sistem merit ini penting, karena sangat cerdas bagi mereka yang pernah bekerja dan berada di dinas keamanan.

Di sisi lain, MenPANRB juga mengumumkan reformasi struktur pemerintahan yang masih memiliki banyak kantor kota dan daerah.

“Kalau di Bupati, kita konsolidasi kantor-kantor yang kurang efektif, tapi lebih mudah karena tidak menambah banyak sumber daya manusia.

Aplikasi I-MUT diluncurkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) yaitu Mutasi untuk melaksanakan pengelolaan ASN atau PNS pada instansi pemerintah sesuai ASN, Standar Prosedur dan Kriteria (NSPK). .

Plt. Kepala Badan Urusan Masyarakat (BKN) Haryomo Dwi Putranto mengatakan, diperlukan sistem atau program baru untuk mencapai hal tersebut.

“Kami BKN memperkenalkan transformasi terintegrasi atau I-MUT. I-MUT hadir untuk mendukung optimalisasi digitalisasi layanan manajemen ASN di seluruh departemen pemerintah, pusat dan daerah,” kata Haryomo pada Konferensi Audit dan Manajemen. di Bali, Selasa (6/2/2024).

Pengenalan sistem I-MUT bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan pergantian ASN oleh atasan pegawai atau manajer yang mengisi lowongan tersebut.

Sistem ini akan memastikan penugasan, mutasi, dan pemberhentian dilakukan sesuai dengan NSPK organisasi ASN.

Ketersediaan I-MUT diharapkan dapat mempercepat proses memastikan keakuratan, mengurangi kesalahan atau penyimpangan, dan memberikan dukungan yang tepat untuk pengambilan keputusan pengelolaan di masa depan. . Ternyata Banyak PNS Menganggur, Kok Bisa?

Lebih lanjut Haryomo mengatakan, kualitas manajemen ASN berhubungan langsung dengan kualitas manajemen itu sendiri.

Sistem merit yang konsisten dan konsisten dapat diterapkan.

Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Pegawai Pemerintah, terdapat beberapa program reformasi organisasi ASN, antara lain pengembangan kerja ASN, termasuk pengawasan sistem merit. Agen ASN tetap berperan profesional, transparan, bertanggung jawab dan aktif.

“Selain itu, BKN bersama seluruh mitra berupaya membangun bisnis global untuk melindungi prinsip-prinsip pengelolaan.”