Tips Atur Keuangan Bagi Orang Tua Baru Miliki Anak

Selamat datang Steecy di Situs Kami!

Steecy, Jakarta Berikut beberapa tips bagi para orang tua, terutama yang baru memiliki anak, dalam mengatur keuangan rumah tangganya. Tips Atur Keuangan Bagi Orang Tua Baru Miliki Anak

Anisa Steviani, seorang perencana keuangan bersertifikat, mengatakan transisi bagi orang tua baru membutuhkan waktu. Namun, ada beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua sedini mungkin agar perencanaan keuangan keluarga menjadi lebih mudah.

“Sebenarnya itu menghabiskan banyak uang. Kalau punya anak pasti bertanya-tanya, ‘kenapa keuangan saya terganggu?’ Ini proses yang wajar dan kita harus beradaptasi,” kata Anitha, Rabu (12/12). 6) seperti dikutip Antara. /2/2024). Pengumuman! Transmart Full Day Sale Hadir Lagi Sabtu-Minggu, Banjir Diskon 50%+20%

Sebagai langkah awal, Anitha menyarankan para orang tua untuk menyisihkan dana untuk membeli produk-produk utama bayi.

Kami merekomendasikan untuk meminjam atau menyewa produk bayi seperti kereta dorong bayi dan kursi bayi yang bukan barang habis pakai dan dapat digunakan berulang kali, daripada membeli yang baru. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir dana yang dibutuhkan untuk produk bayi yang sebenarnya bisa dialihkan ke alternatif lain.

Kedua, orang tua yang baru saja melahirkan anak sebaiknya tidak menyisihkan dana untuk makanan bergizi bagi ibu menyusui. Selain fokus menyiapkan dana untuk kebutuhan ASI bayi, jangan lupa untuk menyediakan dana khusus bagi ibu untuk memastikan nutrisinya cukup.

Pengeluaran terakhir yang harus dipersiapkan adalah biaya penitipan anak. Menurut Annnisa, biaya ini jarang dibicarakan padahal merupakan elemen biaya yang paling besar.

Misalnya, jika ibu bekerja, maka keluarga membutuhkan pengasuh atau tempat penitipan anak.

“Kalaupun kakek-nenek bisa mengasuh anak, orang tua pasti harus menyediakan dana tambahan untuk anak, seperti makan dan biaya perjalanan,” ujarnya.

Selain menyisihkan dana untuk kebutuhan utama keluarga, Anisa juga menyarankan untuk menyisihkan dana darurat. Dana darurat ini digunakan untuk keperluan tak terduga yang diperkirakan tidak akan digunakan dalam jangka waktu lama.

“Kalau lajang, dana daruratnya (besarnya) tiga kali lipat pengeluaran bulanan, kalau sudah menikah enam kali, tunjangan (anak) sembilan kali lipat, dan seterusnya,” jelas Anisa.

Anisa menjelaskan, dana darurat sangat penting untuk ditabung agar orang tuanya bisa mempersiapkan kehidupan baru. Sebaiknya, kumpulkan dana darurat Anda secara perlahan agar tidak terasa menjadi beban dan Anda bisa tetap menjalankannya.

“Secara teori, dana darurat itu akan dikumpulkan secara perlahan. Misalnya, jika Anda punya THR dan setengahnya Anda kumpulkan sebagai dana darurat, atau Anda bisa menyimpan uang itu di dana darurat di luar jam kerja, Anda bisa,” ujar Anisa. Tips Atur Keuangan Bagi Orang Tua Baru Miliki Anak

Ia juga menyarankan menabung untuk dana pensiun, dana pendidikan, dan asuransi agar anak-anak bisa mendapatkan bonus yang bisa digunakan di masa depan. Dana tersebut sebaiknya ditabung secepatnya agar orang tua tidak perlu terlalu khawatir ketika hal tersebut terjadi.

“Jadi mau tidak mau, dana pendidikan ini penting dan harus segera digalang. Sebaiknya bersiap-siap,” ujarnya.

“Kalau menabung 18 tahun sampai anak masuk perguruan tinggi, akan lebih mudah (mengumpulkannya),” imbuhnya.