Viral! Murid SMA di Barito Selatan Tantang Guru Berkelahi, Sampai Lepas Baju Seragam

Selamat datang Steecy di Situs Kami!

Kalimantan – Aksi memalukan dilakukan seorang siswi SMA di Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah. Anak laki-laki itu menantang gurunya sendiri untuk berkelahi. Viral! Murid SMA di Barito Selatan Tantang Guru Berkelahi, Sampai Lepas Baju Seragam

Hal tersebut diketahui dari unggahan akun Instagram @memomedsos yang dibagikan pada Jumat, 27 Oktober 2023. Video berdurasi kurang dari satu menit itu memperlihatkan seorang siswi yang sedang mengamuk.

Siswa laki-laki itu tampak diliputi amarah bahkan mengajak gurunya berkelahi. Meski guru sudah berusaha menenangkannya, ia tampak tidak tanggap dan terus berteriak menantang. Kementerian Agama Luncurkan Bantuan Penyelesaian Pendidikan untuk Pascasarjana

“Keluarlah jika kamu berani,” teriak siswa itu.

Sang guru mengaku menolak melakukan perlawanan bukan karena takut menghadapi murid-muridnya, melainkan karena perkelahian tersebut tidak pantas mengingat status mereka sebagai murid dan guru.

“Ini bukan soal berani atau tidak, tapi kamu seorang murid,” kata sang guru

Apalagi siswa tersebut sudah di luar akal sehatnya untuk bisa berduel dengan gurunya. Ia kemudian mengajak gurunya berkelahi di luar sekolah tanpa mengenakan seragam.

“Oke, ayo main di luar (bertarung), buka baju kita,” kata siswa yang kemudian melepas seragamnya.

Hingga artikel ini ditulis, belum diketahui secara pasti apa yang membuat siswa tersebut begitu marah hingga berperilaku seperti itu terhadap gurunya sendiri.

Sementara itu, video yang memperlihatkan aksi tersebut viral di media sosial dan mendapat beberapa komentar pedas dari warganet. Tak sedikit warganet yang mengkritik tindakan pelajar tersebut.

“Tanpa moralitas ini, bisakah mahasiswa masuk daftar hitam semua universitas,” kata salah satu warganet Viral! Murid SMA di Barito Selatan Tantang Guru Berkelahi, Sampai Lepas Baju Seragam

“Kalau punya temperamen seperti itu saat mencari pekerjaan, itu sudah sulit, karena jejak digital punya sejarah yang panjang,” tulis salah satu warganet.

“Waktu sekolah aku juga pejuang, tapi aku takut sama guru.. Anak-anak sekarang penyayang,” kata salah satu warganet. Polisi menangkap seorang pria di Singkawang karena diduga menganiaya hewan untuk konten video berbayar. Video dijual dengan harga mulai dari Rp 700.000 hingga Rp 1 jutaan. Steecy 9 Februari 2024